Calluella Aphroditena {very slow update}

Calluella Aphroditena {very slow update}

  • WpView
    Reads 2,979
  • WpVote
    Votes 116
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 9, 2015
Aku bertekad untuk tidak Jatuh Cinta lagi. Tipe orang yang belajar dari pengalaman. Disaat hatiku sudah sekeras batu, malah kau datang. Aku tidak yakin, apakah keinginanku itu akan terpenuhi sampai aku menikah seorang bangsawan nanti? Dan aku juga bingung, kenapa aku bisa jatuh cinta pada seorang playboy sepertimu? Entahlah... sepertinya, kau makhluk yang berbeda dari makhluk playboy yang lain. _Athena_ -------- (Edited)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I HATE YOU KOMANDAN!!! {END} ✓
  • The Way I Love You
  • Love is Just a Game ... katanya [TERBIT]
  • Dia Penguatku(Completed Hasil Revisi)
  • LALULA
  • ChikoElvana
  • Pacar Sengklek (On going)
  • DEVAN ALVIANO [SELESAI✔]
  • Admire Or Love
  • Love The Villagers

{SUDAH TERBIT} LINK EBOOK TERSEDIA DI BIO Bagaimana jadinya jika Seorang Bad Girl yang Notabenenya adalah Mantan Panglima perang Geng motor terbesar di kota Amethyst, tiba-tiba dijodohkan dengan Seorang Perwira Polisi? Apakah itu akan menjadi musibah atau justru anugerah? "Laporan wajib setiap hari!" "Turuti kata kata Saya. Ini perintah!" "I Hate you, Ndan!" Seorang pria dengan 1001 aturan dan Seorang gadis yang tak bisa dikekang, bersatu dalam satu ikatan pernikahan. Hidup satu atap dan berdampingan. "Sudah diselesaikan tugasnya?" "Siap, sudah!" "Sudah makan?" "Siap, sudah!" "Sudah diminum obatnya?" "Siap, sudah, Komandan!" "Sudah cinta sama Saya?" "Siap, sud- Aah ... Komandan mah!!" Ata tersenyum lembut menatap teduh wajah cantik istrinya. "Lapor pada Saya, ya? Kalau kamu sudah mencintai Saya." "Siap, Komandan!" Filosofi batu yang bisa melebur karena tetesan air itu bukan mitos. Itu nyata, berdasarkan penelitian serta pembuktian. Sebagaimana batu yang keras, bisa dilebur oleh tetes air yang sejuk. Begitupula kerasnya hati yang terbuat dari segumpal darah, bisa melebur karena siraman cinta yang begitu tulus dan ikhlas oleh percikan arus pawarna.

More details
WpActionLinkContent Guidelines