Dear, imamku(end)

Dear, imamku(end)

  • WpView
    LECTURAS 131,092
  • WpVote
    Votos 4,905
  • WpPart
    Partes 50
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jun 30, 2025
menceritakan tentang seorang gadis yang bercadar berasal dari keluarga harmonis/Cemara, Adiva Arsyila Savina Al-Jalil seorang gadis yang berusia 17tahun, penghafal 30 juz hidung mancung, wajah yang mulus,mata bulat, serta bibir yang tipis merah, kini duduk di bangku SMA, ia adalah anak terakhir dari pengurus pondok terkenal yang bernama kyai Zaidan Azra Al-Jalil, dan nyai Arsyila Hayva Fadheela Al-Jalil, kedua orang tua adiva adalah anak dari pengurus pondok dan dari terlahir dari keluarga yang paham agama. Barra Al-Malik Virendra, seorang pemuda yang berusia 22 tahun, iya adalah seorang CEO, iya lulusun dari Universitas Al-Azhar adalah universitas negeri di Kairo, Mesir, iya anak dari kayi Hansel Marquez Al-Malik dan nyai Zanna Ajeng Pandhita yang mempunyai pondok pesantren Al-Malik jawa Barat. " Seandainya ada yang mau khitbah kamu, apa kamu siap?" Tanya gus barra " Siapa yang mau khitbah adiva?" tanya adiva iya masih ngeleg gus barra tersenyum " Saya " jawabnya dengan singkat Apakah mereka akan bersatu?, atau tidak, yuuu baca ceritanya sekarang juga......
Todos los derechos reservados
#78
terbitgratisjaksamedia
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ASTAGHFIRULLAH, GUS AFZAL!
  • Gus Arsya Is My Husband [Ending]
  • GADIS GENDUT MILIK GUS MUDA
  • Uhibbuka Fillah Gus [END]
  • MY HUSBAND GUS BAD BOY
  • Melawan Takdir (Tamat)
  • Basmalah || Tahap Revisi
  • the best choice

"Saya hanya gadis biasa yang gemar menulis, gus. Jadi, maaf jika saya hanya bisa mengabadikan sosok gus Afzal dalam sebuah tulisan." *** Nazillasya Az-Zahra. gadis biasa yang sangat suka dengan sastra. gadis dengan banyak rahasia dibalik senyumnya. salah satu cita-citanya adalah, menjadi penulis yang bisa mengabadikan banyak peristiwa dalam karyanya. menjadi seorang santriwati, tentu sedikit menganggu hobinya. namun, itu tidak menjadi alasan untuk Ia berhenti menulis. Athallah Afzal Al-Hafidz. putra sulung dari salah satu Kiyai besar pemilik Pondok Pesantren As-Syifa. lelaki bersifat dingin, cuek, dan tegas. seorang gus, yang diam-diam mengagumi salah satu santrinya. *** "Terimakasih sudah mengabadikan saya dan cinta saya, di sebuah karyamu, Nazilla."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido