Hati Dandelion

Hati Dandelion

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 5, 2024
Di planet biru, di atas tanah kering yang retak dan di bawah terik matahari yang menusuk kulit, berkumpul anak-anak yang menanti cerita peri dari pria tertua. Semua anak di bumi bertubuh kurus, kulitnya hitam bersisik, kepalanya botak, matanya kelabu dan bibirnya sekering tanah. Anak-anak tak pernah mandi bahkan saat ini tak ada lagi persediaan makanan yang membuat mereka terpaksa mengunyah batu, pasir, dan pil jika mereka beruntung. Tak ada yang tahu mereka anak perempuan atau laki-laki sampai mereka bersuara. Pria tertua selalu menceritakan kisah yang sama selama bertahun-tahun pada anak-anak. Saat bercerita, air mukanya datar dan tatapan matanya kosong. Dia akan memulai kisahnya pada saat usiannya sepuluh tahun, lalu berlanjut menceritakan situasi perang dan bencana yang ia alami. "Dahulu kala, peri bernama Dandelion datang memberikan hatinya untukku, sebagai hadiah ulang tahunku. Katanya hati itu dapat menyerap kesedihanku. Dan ternyata, bukan hanya tak bisa menangis, aku juga berumur panjang. Ini sudah tahun ke 214 sejak saat itu." Apa alasan peri itu memberikan hatinya? Dan bagaimana para peri menyelamatkan planet biru? Ikuti cerita selanjutnya.. Jangan lupa follow! Cerita original by Hanari Nisywa
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • menjadi pemimpin wilayah terlarang
  • My Bromance [18+] End
  • THE SECOND ENDING [END]
  • fantasi fairy (on going)
  • Janji Biru dalam Mawar Biru
  • When The Wings Fall
  • Pelangi setelah Hujan (End)

[Become the Leader of the Forbidden Area] Aku mengalami serangkaian kejadian ajaib. Dari dunia yang telah mengalami kiamat, tempat persembunyian indah di tengah tengah reruntuhan, cerita novel yang membuat ku dengan mudah beristirahat, dan transmigrasi ke dunia baru seperti cerita cerita dongeng. Aku membuka mata ku dan pindah masuk ke dalam novel yang baru saja ku selesaikan hari itu. Aku menjadi putra sulung dari seorang duke. Novel [the fallen of hero] menceritakan tentang seorang pahlawan yang mengalami kembali ke masa lalu dan berencana untuk melawan musuh musuh yang tak sanggup di lawan nya bersama teman pahlawan nya yang lain. Aku harusnya tak mengenal sang protagonis novel ini. Tapi tempat tinggal yang kutinggali sekarang akan menjadi medan perang pertama yang akan membangkitkan kekuatan sang pahlawan. Perang di tempat tinggal baru ku akan menjadi awal dari perang perang lain nya. Harus nya tidak apa apa jika aku bersembunyi dan menghindari perang. Masalah lain nya seluruh tempat tinggal ku akan musnah jika aku diam saja. Ini dunia baru dan kehilangan rumah siapa yang mau itu terjadi?. Jelas aku tidak mau. Di pukuli di tengah perang dan lari itu bukan gaya ku. Toh aku sudah pernah mengalami kiamat perang perwilayah tak akan menakutkan. Tapi kenapa aku berfirasat aku akan masuk ke dalam kekacauan lebih mengerikan dari kiamat dunia? Baiklah bekerja keras sedikit lebih banyak seperti nya tak masalah. Apa lagi aku punya alur novel dan pengalaman. Harus nya aman. Yaa... Aman. Tapi aku merasa buruk.

More details
WpActionLinkContent Guidelines