Istri Sementara??

Istri Sementara??

  • WpView
    LETTURE 4,374
  • WpVote
    Voti 160
  • WpPart
    Parti 52
WpMetadataReadPer adultiCompleta lun, mar 24, 2025
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
"kumohon Lia bantu aku,,aku tidak akan pernah bisa menikah dengan siapapun sebelum aku memenuhi janjiku padamu" (ARDIKA DIRGANTARA) "aku tidak pernah bisa jatuh cinta lagi Dik, perasaanku udah mati, dan kamu yang udah buat hati aku MATI !! sekarang jika kita ketemu lagi, bagiku kamu hanyalah orang asing" (LILIANA ANJANI) ... Katanya... Janji itu hutang,dan harus dibayar Janji itu harus ditepati. Itulah yang terjadi pada Dika.. Karena janjinya pada mantan kekasihnya dulu,membuat Dika terkena kutukan dan mau tidak mau harus menepati janjinya pada gadis itu. Sayangnya,,,gadis yg dulu pernah dia campakan itu sekarang tidak tau keberadaannya dimana. Hingga pada suatu hari... Takdir membawa mereka bertemu kembali. Sebuah pertemuan yg tidak diharapkan,dan tidak pula bisa dihindari. Apakah gadis itu akan bersedia membantu Dika agar terlepas dari kutukan itu? Apakah gadis itu bersedia menikah dengan Dika? Sementara disisi lain Dika sudah punya Yuna...
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai)
  • teman yang teristimewa
  • Married By Agreement(TAMAT)
  • Step Brother(seventeen)
  • CENGKRAMAN DIRGA'S
  • Angel To Raya (END)
  • Antara Cinta dan Persahabatan
  • syanin

"Memalukan." ujar Azzam sinis, tatapannya datar. Asya tersentak, senyumnya memudar, ada apalagi dengan suaminya. Kenapa sikapnya selalu berubah. Apa katanya tadi 'memalukan' apa maksudnya. "Ma-maksud mas apa?" tanya Asya bingung. "Jangan pura-pura tidak tahu." sinis Azzam. Asya mengerutkan keningnya. "Asya gak ngerti, maksudnya apa. Asya buat salah lagi?" jawabnya lirih. "Kenapa kamu itu gak bisa sadar diri." ujar Azzam dengan nada dingin. Asya menunduk dalam, "Kalo mas gak bilang Asya juga gak tahu." jawab Asya, suaranya mulai bergetar. Azzam mengusap wajahnya kasar, segera ia beristigfar. Takut syetan menguasai dirinya ketika marah. Dan melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. "Tadi kamu pulang sama siapa?" tanya Azzam, matanya menyorot tajam. Asya yang melihat itu pun mulai takut. Ia lupa memberi tahu Azzam tentang itu, dan ... darimana Azzam tahu hal ini. Astagfirullah kenapa ia selalu saja ceroboh. "Gak bisa jawab, kan." sindir Azzam. Ia berjalan ke dalam kamar dan menutup pintu dengan keras. Asya segera tersadar dan menyusul langkah Azzam. "Mas Asya bisa jelasin." pekik Asya dari luar kamar, ia menggedor-gedor pintu namun tak digubris oleh Azzam. "Mas Azzam salah paham, Asya bisa jelasin. Itu semua gak kayak yang mas pikirin." ucap Asya dari luar. Hening. "Mas," panggil Asya mulai pasrah. Sepertinya Azzam benar-benar marah, ini semua karena kecerobohannya sendiri. Menyalahkan Fahmi juga bukan pembenaran, karena ia membantunya untuk menjalankan amanah. Cover by Nurhanifah

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti