Missing

Missing

  • WpView
    Reads 389
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 20, 2016
Saat kamu kehilangan sesuatu, apa yang kamu rasakan? Apa kamu merasa beberapa hal tak lengkap? Apa kamu merasa tidak pas? Tidak seperti sebelumnya? Aku merasa begitu.. *** Cass, idola di sekolahnya, gadis 16 tahun yang cantik, pintar, multi talenta, sudah pasti mendapatkan segalanya. Tapi satu yang dia tak punya, kasih sayang saudara kembarnya, Cath. Cath, cantik seperti adik kembarnya, pintar seperti adik kembarnya, kalau mau dia bisa multi talenta seperti adik kembarnya. Tapi dia tidak suka menjadi bayangan adik kembarnya. Melihat keadaan ini, seseorang bertindak menjadi penengah dan ingin menyatukan kembali si saudara kembar itu. Dan usaha seseorang ini, akan membawa Cass dan Cath ke petualangan yang membuka mata mereka.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Gue, Matcha dan si Mantan Stalker
  • Can I Call You Mine?
  • Arsyilazka
  • Under The Midnight Sky
  • Bukan Stalker [TAMAT]
  • Tatapan dari bangku belakang.
  •  First Love Again
  • Only You
  • Surprise

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines