Competition

Competition

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Tue, Nov 26, 2024
Riky seorang Mahasiswa yang sangat tertarik dalam dunia perkembangan Teknologi. Malam adalah waktu yang tepat untuk dunia coding. Tapi sayangnya, semangatnya patah dan tujuan hidupnya hampir hilang karena dirinya sempat kalah dalam salah satu perlombaan IT. Untungnya ada teman satu kampus yang kembali membangkitkan semangat hidup Riky dan teman-temannya Yuk baca cerita aku! Selamat membaca
All Rights Reserved
#4
programer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Project Tanpa Deadline
  • Salma yang bertabrakan dengan mahasiswa kedokteran, dan berakhir dengan hubungan
  • A Memory of You
  • The bad girls (Completed)
  • The Real Brengsek Boy (END)
  • Love is My Profit
  • 2 Dimensi
  • Changed [Completed]
  • Destiny ✓
  • The Beauty Inside(Complete)

Jemima pikir kuliah hanya soal tugas, kelas, dan deadline yang tak ada habisnya. Tapi ternyata, dunia perkuliahan justru memperkenalkannya pada hal-hal yang tak pernah dia pelajari sebelumnya: - Tentang pertemanan yang datang dari arah tak terduga, - Tentang menemukan suara sendiri di antara keraguan, - Dan tentang cinta... yang tidak pernah diberi nama. Damian adalah senior jurusan Teknik Informatika - tenang, sulit ditebak, dan selalu muncul di saat Jemima tidak siap. Mereka sering bersama, tapi tidak pernah benar-benar "jadi". Mereka tahu ada rasa. Tapi tidak ada status. Seperti project tanpa deadline, hubungan mereka terus berjalan... tanpa tahu kapan (atau apakah) akan selesai. Di tengah tumpukan tugas, begadang di ruang studio, dan kopi yang mulai kehilangan rasa manisnya, Jemima harus memilih: Apakah dia akan terus menunggu sesuatu yang tidak pasti, atau mulai menulis ulang kisahnya sendiri? Yukk kepoin ceritanya!

More details
WpActionLinkContent Guidelines