Hujan Diri

Hujan Diri

  • WpView
    LECTURES 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., nov. 5, 2024
WpInfo
Histoires vraies
"Hujan Diri" bisa bermakna sebagai simbol perasaan yang penuh dengan kesedihan atau beban emosional yang terus-menerus mengalir di dalam diri seseorang. Seperti hujan yang turun tiada henti, emosi ini bisa datang secara deras, menenggelamkan, atau bahkan terasa dingin dan menyelimuti. Hujan juga dapat melambangkan proses pembersihan atau pelepasan. Meski terasa berat, "Hujan Diri" menggambarkan proses perenungan dan pembersihan dari perasaan kelam yang pada akhirnya bisa membawa kelegaan, seperti bumi yang segar setelah hujan.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • President's Wife
  • 𝐇𝐈𝐒 𝐒𝐖𝐄𝐄𝐓𝐒𝐔𝐆𝐀𝐑
  • Heyu : Second Gear
  • El and Jerganio (End)
  • MORSE : POSSESSIVE EX
  • The Cold Ceo's Hidden Heir ( END )
  • Kamu Hanya Milikku
  • GUMI [Completed]
  • Skyline Marriage

Dewandra telah memantapkan hati untuk tidak pernah menikah. Selama 25 tahun, ia mengabdikan hidup sebagai tentara setia demi melindungi negara. Hingga di usia 41 tahun, ia diangkat menjadi pemimpin tertinggi-menyandang status RI 1. Dua tahun menjabat pasca-lengsernya sang ayah yang merupakan Presiden ke-8, Dewandra tetap tak sedikit pun terusik oleh bayangan pernikahan. Namun, takdir rupanya punya rencana lain. Pada perayaan Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025, matanya tak sengaja menangkap sosok gadis berkebaya putih dengan kain batik merah. Rambutnya tergerai indah, dihiasi senyum manis yang menawan. Meski hanya tatapan sekilas, wajah itu seolah tertanam permanen dalam ingatannya. Gadis itu adalah Natasha Aira Van-dijk Chandramukhti-putri tunggal dari salah satu menteri di kabinetnya sendiri.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu