Story cover for Bunga Yang Hilang by nrindi
Bunga Yang Hilang
  • WpView
    GELESEN 18
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 1
  • WpView
    GELESEN 18
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 1
Laufend, Zuerst veröffentlicht Nov. 05, 2024
Kageyama yang ditinggalkan oleh kakek tercinta, mengalami gangguan mental. ia menjadi pemurung dan cenderung sendiri. 

   Suatu hari tiba-tiba ada sebuah mobil d sebrang rumah nya, disana banyak barang-barang yang di masukan kerumah tersebut, menandakan adanya perpindahan rumah.

    Keluarga Kageyama pun terlihat antusias dengan tetangga baru nya itu, mereka pun terlihat berbincang-bincang riang. Dilihat oleh tetangga barunya itu yang melihat Kageyama yang tidak mengeluarkan sepatah katapun. 


"Apa yang sebenarnya terjadi kepada Kageyama" ucap tetangga barunya itu. 


"Kageyama, kelihatan kakek yang amat menemani bermain volly. Olah raga yang d sukai nya" ucap ibunya Kageyama prihatin.


"Sejak saat itu ia selalu sendiri dan cenderung sensitif" ucap ibunya menjelaskan. 


"Ouhh aku tahu harus apa kalaw begitu! " ucap nya sambil tersenyum. 


 ia pun menengok kebelakang nya sambil tersenyum kearahnya sosok tersebut. 


"Nak! bisa kau temani Kageyama sayang! " ucap nya membujuk. 


"haik! mama" ucapnya patuh. 


   Setelah itu keadaan pun terlihat damai, mereka pun terlihat melanjutkan lagi perbincangannya. sambil tertawa bersama. 










                              °𝗣𝗿𝗼𝗹𝗼𝗴°
Alle Rechte vorbehalten
Inhaltsverzeichnis

1 Kapitel

Melden Sie sich an und fügen Sie Bunga Yang Hilang zu deiner Bibliothek hinzuzufügen und Updates zu erhalten
oder
#72bercinta
Inhaltsrichtlinien
Vielleicht gefällt dir auch
ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat von zei_llyn
18 Kapitel Laufend
"Kamu harus mendapatkan nilai sempurna." Ucap papaku dengan suara tegas, seolah-olah aku tak punya pilihan selain menjadi sempurna di matanya. "Kamu harus selalu mengalah dengan kakakmu." Ucap mamaku tanpa ragu dan menuntut. Bagi mama, akulah yang harus mengerti kakak dan mengalah jika bertengkar dengan kakak entah kakak yang benar atau salah. "Ini semua salahmu! Andai saja aku tak memiliki adik sepertimu!" Ucap kakakku dengan mata penuh kebencian, seakan keberadaanku adalah kutukan yang merusak hidupnya. "Kakakmu itu sudah sangat menderita, jadi kamu harus mengerti dia." Ucap nenekku, seperti akulah yang membuat kakak semakin menderita. "kamu mah enak! kamu pintar dan punya orangtua kaya!! Ga ada yang kurang dari hidupmu." Ucap salah satu teman perempuanku dengan nada iri, tanpa tahu betapa sepinya hidupku. "kamu beda banget sama kakakmu ya. Kakak mu cantik banget, tapi kamu? Jelek parah." Ucap salah satu teman laki-lakiku sambil tertawa, seolah aku hanyalah lelucon menyedihkan di matanya. "Terima kasih... Kamu selalu menjadi pendengar yang baik." Ucap sahabatku dengan nada lembut, tapi entah kenapa kata-katanya terasa seperti pengingat bahwa aku hanya ada untuk mendengar, bukan untuk didengar. Lalu, kakek menatapku. Matanya teduh, penuh kasih, berbeda dari yang lain. "Apa kamu benar-benar baik-baik saja, cucuku?" Ucap kakekku, satu-satunya suara yang terdengar tulus di antara semua itu. Aku ingin menangis. Aku ingin berteriak bahwa aku tidak baik-baik saja. Aku ingin mengatakan bahwa aku lelah, bahwa aku tak tahu harus bagaimana lagi. Tapi aku tersenyum lebar pada kakekku. Aku menahan air mataku agar tak jatuh, karena aku tahu... air mata tidak akan mengubah apa pun. "Aku baik-baik saja." Ucapku dengan nada ceria yang ku paksakan, seperti biasa. • Hasil karya sendiri • bahasa baku dan non baku • maaf kalau ada kesamaan tempat, nama, dsb dalam cerita *** Happy_Reading ***
Vielleicht gefällt dir auch
Slide 1 of 10
Arsyilazka cover
Pelangi yang Telah Lama Hilang cover
Nona Gandari (Terbit) cover
GRIZLEN {On Going} cover
Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•|| cover
ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat cover
Diantara mereka cover
SHADOW ( Selesai)  cover
ARKAN & ARINA (TAHAP REVISI) cover
Donat Nanat [ Mewgulf ] END - TERBIT ✓ cover

Arsyilazka

67 Kapitel Laufend

Kisah kehidupan seorang gadis dari keluarga menengah yang mencintai seorang pria sejak ia masih kecil namun karna penolakan yang di dapatkannya saat ia berumur 10 tahun kala itu membuatnya mengubur harapannya untuk bisa bersama pria itu. Namun takdir berkata lain, saat SMA mereka kembali satu sekolah di mana si pria ini menjadikan gadis malang ini sebagai bahan taruhan dengan teman-temannya. 🍁 "Gila aja Lo!, gue? suka sama cewek kamseupay gitu? Gak banget!" kata Azka dengan wajah yang diangkat angkuh. "Jilat ludah sendiri tau rasa" kata Nathan sambil memainkan handphonenya. "Gue gak bakalan suka sama dia, dia bukan selera gue banget, dia itu cupu, miskin, tepos lagi. Lo tau sendirilah selera gue kayak gimana" kata Azka sambil mengambil lalu meminum minuman milik Nathan yang berada tepat di depannya. Deg "Harusnya aku gak usah berharap lebih" 🍁 "Aku udah punya pacar Kak, jadi aku harap kakak gak ganggu aku lagi" Deg "Lo ngomong apa sih La" kata Azka terkekeh sumbang. "Stop bersikap seakan-akan kakak ada rasa sama aku, aku udah punya pacar, jadi tolong berhenti ikutin aku!, kita udah putus kak" 🍁 Bagaimana kelanjutan hubungan mereka? 🍁 Cerita ini Murni Karangan aku sendiri, Jadi Plagiat menjauh yaaa :) Kamu tidak akan pernah bisa maju jika hanya menjadi seorang penguntit 😌 Bijak dalam membaca Karya kedua akuuuu :) semoga suka deh yaaa😊