Damn!
  • WpView
    Reads 561
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 28, 2015
WpInfo
Fiction
Fantasy
Pertemuan ku di mulai sebenarnya hanya pertemuan yang sepele tapi mungkin bagi ku itu adalah pertemuan yang teridah. Di situ dan di waktu itu juga aku baru sekali mengenal apa itu cinta sebenarnya dan apa itu rasa sakit hati yang sebenarnya. Perkenalkan namaku Ellena Smith aku di besarkan dengan ibu ku setelah ayah bercerai dengan ibu, orang tua ku bercerai saat umur ku 7 tahun sungguh ironi bila di ceritakan kembali haha. Oia umurku 16 tahun umur yang bisa di bilang sudah tidak anak-anak lagi Dan di london kota kelahiran ku , cerita ku di mulai .
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Embun Pagi
  • sebenci itu??
  • 𝙇𝙐𝙆𝘼 𝙂𝙍𝘼𝘾𝙄𝙀
  • Twelve Hearts Under One Roof
  • Dark Angel Of Side
  • life, promise and love
  • (S)He Is Mine
  • Little Princess [END]
  • BEAUTIFUL GEM SARI

Namaku Anahita Embun Prasetyo, aku hidup dalam keluarga kurang mampu yang memiliki seorang ayah penerima jasa antar jemput cuci kendaraan dan seorang ibu rumah tangga yang sangat penyayang. diusiaku yang masih menginjak 12tahun aku dituntut untuk mandiri dalam segala hal. tidak seperti selayaknya anak berusia belasan tahun yang masih memiliki kesempatan bermain dan bermanja-manja. bahkan aku terkadang merasa iri melihat teman-temanku yang bisa bermain dan terpenuhi keinginannya, seperti memiliki sepedah, boneka, dan peralatah sekolah yang layak. sedangkan aku yang setiap harinya sepulang sekolah selalu membantu ibu menjajakan kue nya keliling kota. aku yang menginginkan sesuatu harus dengan bekerja dahulu sebelum mendapatkannya terkadang merasa dunia ini sangat tidak adil, terkadang aku berfikir kenapa semua ini terjadi kepadaku, kenapa hanya keluargaku yang tuhan hukum atas kemiskinan. tapi walau begitu aku tidak pernah ingin berputus asa, karena ibu selalu berkata jika kita ikhlas dengan cobaan yang tuhan berikan maka sedikit banyak masalah yang kita hadapi pasti akan ada jalan keluarnya, rezeki dan nasib seseorang sudah diatur sedemikian rupa oleh tuhan. dimana kita yakin bahwa suatu saat akan ada masanya kita menjadi orang sukses dan menjadi orang yang beruntung. setiap kalimat yang ibukku katakan aku jadikan sebagai motivasi diriku agar kelak aku dapat menjadi orang yang berhasil dan membahagiakan mereka. meskipun sekarang banyak sekali cacian dan makian orang yang selalu merendahkan kami, tapi aku tetap berteguh pada tekadku untuk mengejar cita-citaku. aku ingin sekali menjadi seorang penulis karya yang dikenal banyak orang dan sukses, aku ingin dari hasil kerja kerasku mampu mengangkat derajat keluarga kami agar tidak ada lagi yang menghina dan merendahkan kami.

More details
WpActionLinkContent Guidelines