Hello, Goodbye, Again and Again | ✔

Hello, Goodbye, Again and Again | ✔

  • WpView
    Reads 2,203
  • WpVote
    Votes 184
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Sat, Nov 8, 2025
Highest rank #1 jlit (23/10/2025) #1 exiletribe (23/10/2025) #1 therampage (28/10/2025) #1 therampagefromexiletribe (23/10/2025) #1 itsukifujiwara (23/10/2025) #1 itsuki (28/10/2025) #1 ldh (04/11/2025) #9 japan (01/12/2025) #16 jepang (04/11/2025) #44 shortstory (10/11/2025) #59 ceritapendek (10/11/2025) #164 hurt (10/11/2025) #203 masalalu (10/04/2026) #988 fiksi (10/11/2025) Di dunia fana yang ia miliki sekarang, tidak ada yang lebih penting dari kalimat, atau mungkin, kata itu. Seberapa pun keras semesta menjungkirbalikkan kegagalannya dan menjadikannya penyesalan sepanjang hayat, Itsuki selalu berusaha meyakini satu hal yang sama. "Kelak, mari bertemu lagi." Sebelum dunia benar-benar berakhir, sebelum dirinya yang tak lagi ia sayangi kehilangan semakin banyak harapan, Itsuki tidak akan pernah berhenti mencari. *** ©2025
All Rights Reserved
#22
jlit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Echoes Within [ Edited Version ]
  • Meant To Be (COMPLETED)
  • Ramayana Di Jogjakarta
  • Dari Niskala
  • OUR NOVEMBER [END]
  • Lampu Gantung [Tahap Revisi]
  • [✔️] Without Even Trying | ssungwint
  • IN.FROM.MAN
  • Habit. | Jaelia ✔️
  • MahardiKarina

Zeela menyebut kemampuannya sebagai 'Gema'. Sebuah resonansi yang memungkinkannya menyerap perasaan orang lain. Amarah, duka, hingga kegembiraan yang meluap bisa ia rasakan lewat gelombang tak kasat mata. Bahkan jika perasaan itu terlalu intens, Zeela sanggup mendengar potongan suara batin mereka. ​Namun, Kaivan Arel adalah pengecualian. Cowok berisik, tengil dan hobi menjulidnya adalah satu-satunya manusia yang tidak pernah Zeela rasakan emosinya. Aneh bukan? Apakah Kaivan bukan manusia? ​Menginjak usia 17 tahun, kemampuan Zeela berkembang. Ia tak lagi sekadar menangkap luapan perasaan manusia, tapi juga memori yang tertinggal pada benda dan tempat. Ia bisa melihat kilas balik peristiwa tragis atau bahagia yang pernah terjadi di sana. ​Di tengah itu, muncul Haikal. Siswa baru misterius itu memiliki anomali yang sama dengan Kaivan. Ia tak terdeteksi. Namun, ada sebuah rahasia besar terungkap. Ternyata Haikal adalah anak Zeela dari masa depan. Kedatangannya tidak hanya membawa peringatan, tapi juga jawaban mengapa sosok Kaivan selalu menjadi misteri bagi kekuatannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines