The Wrong Way

The Wrong Way

  • WpView
    LECTURES 494
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Chapitres 7
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., juin 19, 2016
Josh. Seseorang yang sangat aku sayangi. Aku tak ingin kehilangannya. Aku ingin terus berada di sisinya. Tapi apa daya, yang dapat kami lakukan hanyalah saling mengirimkan sepucuk surat dengan tinta hitam yang mulai pudar. Padahal sebelumnya, semua baik-baik saja. Kisah cinta kami lenyap ditelan oleh jiwa-jiwa tak berperi keadilan---yang haus akan kemenangan. Saat ini dunia sedang terguncang. Perang di berbagai daerah, negara yang kini tengah dijajah. Aku berusaha untuk melanjutkan jiwa nasionalisme milikmu, dan sama sepertimu. Akhirnya aku hanya menjadi seorang buronan, tertangkap oleh mereka, dan menghilang dalam kegelapan. Tetapi Josh, aku menemukan seseorang yang baru. Seseorang yang selalu melindungiku, seperti yang kau lakukan dulu. Sulit untuk mengatakannya, tetapi sebenarnya aku juga tak mau mengalihkan pandanganku darimu. Tapi ini semua telah terjadi. Aku hanya berharap ini adalah 'pilihan yang benar' untukku. Josh. Di tengah perang dunia ini, Akankah kita dapat bertemu lagi, dan bersatu kembali?
Tous Droits Réservés
#175
survive
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Love In Paris (COMPLETED)
  • Tentang Kita || JOSHUA x JEONGHAN
  • Begin Again [Selesai]
  • His Possession (Completed)
  • DikaRanggi
  • SENGSARA
  • Cahaya Dirimu

[FOLLOW ME BEFORE READING.] Apa yang akan dilakukan saat waktu hampir habis? Waktu yang selama ini tidak pernah berhenti, tiba-tiba mengajak untuk menghabisi dunia. Kau pikir, semuanya akan baik-baik saja. Sampai saat yang paling lama kau baru boleh pergi. Tapi tiba-tiba, kau teringat tentang waktu yang selama ini telah kau habiskan. Lalu menyesalinya. Seolah-olah kau ingin memiliki lebih banyak waktu lagi. Menurutmu, apa semuanya masih bisa baik-baik saja? Gilang memikirkan hal yang sama setelah ia mendapat tugas untuk menjaga saudara angkatnya. Bukannya apa-apa, Gilang hanya tidak mau menghabiskan waktunya yang tidak seberapa untuk tugas menjaganya itu. Ia juga tidak mau menyerahkan waktunya bersama orang lain. Bahkan sedetik pun. Tapi siapa yang tahu, Gilang malah jatuh cinta pada saudara angkatnya. Mati-matian ia berusaha agar Adin tidak balas mencintainya. Dan sekarang, semua terserah pada Gilang. Karena waktunya tidak bisa menunggu. Setidaknya, sampai mati. [PLEASE, DON'T COPY MY STORY.]

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu