Tomat Ceri

Tomat Ceri

  • WpView
    Reads 344
  • WpVote
    Votes 89
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 10, 2025
Tomat ceri, mungil dalam rupa namun kaya dalam rasa, seperti hati kecil yang menyimpan lautan cerita. Merahnya menyalakan semburat harapan, manis-asamnya mengingatkan bahwa hidup adalah campuran rasa yang penuh kejutan. Dari kulit yang tipis, ia menyuguhkan kesegaran yang seolah berbisik: jangan remehkan yang sederhana, sebab sering kali yang paling kecil membawa makna yang mendalam dan menerangi hari-hari kita. Tumbuh dengan diam-diam, tomat ceri menyajikan warna dan rasa tanpa pernah menuntut pujian. Seperti hidup yang indah dalam kemudahan, ia hadir bagai titik cerah di antara daun-daun hijau, mengajarkan kita bahwa keindahan sejati tak selalu tampak mencolok, namun selalu ada bagi mereka yang mau memperhatikannya. Ia menyampaikan pesan lembut: dalam setiap hal kecil yang kita temui, kekuatan tersembunyi untuk menyegarkan, memberi warna, dan menyembuhkan-sekecil apa pun bentuknya. ___ Mampir lagi🖐 Kali ini, aku ingin mengajakmu menyelami kisah seorang anak manis yang diam-diam menyimpan cerita dan pesan bermakna, yang terkadang hadir tanpa disadari. Selamat berpetualang.
All Rights Reserved
#16
penuhmakna
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Zenna Story
  • JAM 3 SORE
  • Untaian Aksara | Na Jaemin
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • Arka it's Mine! [Pindah ke Dreame]
  • Damira (END)
  • GRIZLEN {On Going}
  • Behind The Smile
  • The PRINCESS diaries 🎀 ( on going )

Zenna Story Bertepuk sebelah tangan memang sakit, tapi apa lah daya ku jika dia memang bukan ditakdirkan untukku. Percuma saja jika dia hadir hanya untuk singgah bukan menetap. Aku bukan tempatnya pulang dan aku bukan rumahnya. **** "Tolong kasih aku kesempatan buat menebus semuanya selama ini" Ujarnya ditengah derasnya hujan. Gadis itu tak menjawabnya, ia tetap diam sambil menunduk. "Tolong jangan diam aja, jawab aku!" Ujarnya lagi. "Aku gak bisa, aku udah mati rasa!" Balasnya masih dengan menundukkan kepalanya. Air mata yang menetes tersamarkan oleh tetesan air hujan yang deras. "Jangan bilang gitu, aku bakal nungguin kamu sampai kapanpun itu!" "AKU UDAH MATI RASA ZEE! JANGAN GANGGU HIDUP AKU LAGI!" Sentaknya, dengan air mata yang membanjiri pipinya. "Nggak, kita bisa perbaiki hubungan kita pelan-pelan Sheina! "Maaf, kehadiran kamu dihidupku selama ini cukup menyakitkan buat aku Ze! "Jauhi aku, jangan ganggu aku lagi, aku pamit pergi!" "Hikss.. hiks.. hikss.." kakinya ambruk begitu saja ia sudah lemas, tidak tahu harus melakukan apa lagi. Gadis yang selama ini mengaguminya diam-diam kini telah pergi meninggalkannya. Satu kesalahan berujung fatal, ia tidak pernah menyadari ada seseorang yang begitu tulus mencintai dan menyayanginya, namun selalu ia sia-siakan dan tak pernah ia perhatikan. Hingga saat ia menyadari perasaannya, ternyata gadis ini malah sudah tidak memiliki rasa untuknya. Sakit. **** ~ Jika memang memendam rasa kepadamu begitu sulit dan menyakitkan, tapi mengapa hatiku enggan tuk menyerah saat ini ~ **** Teman-temannya bisa mulai membaca lagi ya, Kelanjutan dari kisah Sheino sudah up kembali yang pasti akan semakin seru cerita kedepannya. Up setiap hari Kamis ya! Ada perubahan judul ya gais! Jangan lupa follow akun ini dan Share cerita ini!

More details
WpActionLinkContent Guidelines