Runs
  • WpView
    Reads 375
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 9, 2015
Luna Lakewood, gadis berambut cokelat berumur 14 tahun yang lahir dari pasangan Lakewood penyihir yang terkenal. Sayangnya, dia berbeda dari orang tuanya, bibinya, bahkan saudara kembarnya sendiri. Dia terlahir tanpa sihir. Luna hanya Muggle, dia selalu mengulangi kata-kata itu di kehidupannya. Sampai suatu hari, dia mengungkap misteri kematian ibunya dan menemukan saudara kembarnya yang hilang 12 tahun lalu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELENOPHILE : RED MOONBOUND
  • The Moon and Her Love Story [END]
  • Syahdan ✓
  •  GAME OF REVENGE ( END)
  • CERITA CINTA SMA (END) REVISI
  • Someone From The past
  • Micha and Brother
  • Lulu
  • RESURGERE: The Andalas Of Nusan [CH]

#WARNING!# ##Typo berserakan!## Starla Lenora selalu merasa kosong, seperti malam tanpa bintang. Hidupnya berjalan tenang, namun hampa, hingga suatu malam, saat bulan memerah di langit keempat, ia bertemu seorang anak laki-laki misterius di tengah hutan bisu bernama Al. Sejak pertemuan itu, waktu tak lagi berjalan lurus. Ramalan kuno tentang Penjaga Waktu mengikat mereka pada takdir besar. Di mana tanda lahir berupa bulan merah dan jam di telapak tangan mereka menjadi kunci bagi waktu yang mulai retak. Tiga dentang lonceng, satu demi satu, membawa mereka menembus batas ruang dan zaman. Dalam perjalanan melintasi waktu, mereka terlempar ke masa depan, ke dunia asing yang dingin dan asing, di mana keduanya hidup dengan nama baru yaitu, Luna dan Gallen. Namun, takdir mempermainkan mereka. Starla, yang kini dikenal sebagai Luna, mengingat semuanya-masa lalu, Al, dan cinta yang tumbuh di antara reretakan waktu. Sementara Al, yang menjadi Gallen, lupa segalanya. Lupa pada Starla. Lupa bahwa mereka pernah berjanji tak akan saling melepaskan. Di tengah dunia masa depan yang tak mengenal esok hari, Luna dan Gallen harus memilih, membangunkan kembali ingatan Gallen atau membiarkan waktu menelan cinta mereka diam-diam. Sebuah kisah fantasi puitis tentang waktu, kehilangan, dan cinta yang abadi di bawah cahaya bulan yang tak pernah lelah membisikkan nama seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines