Story cover for lazznaravit by LutfiaAzzahra690
lazznaravit
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Nov 10, 2024
"eh maaf kak gak sengaja" ucap laila pada orang yang di tabraknya

"iya gak papa,lain kali hati-hati ya dek" ucap orang tersebut sambil tersenyum 

laila yang awalnya menunduk mulai memberanikan dirinya untuk melihat wajah orang yang dia tabrak

laila terkejut saat melihat orang yang ditabraknya ternyata idolanya

"kalo gitu saya pergi dulu kak" laila segera bergegas pergi meninggal kan naravit idolanya

naravit yang melihat laila pergi dengan terburu-buru pun merasa aneh

"gak biasa nya orang ngeliat gw malah kaya ketakutan gitu,biasanya juga pada minta foto" gumam naravit heran melihat kepergian laila

don't copy my book
-yang gak suka bisa skip
-jangan komen yang jelek-jelek
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add lazznaravit to your library and receive updates
or
#15gisel
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
A. Y. T. D. A (ANAK YANG TAK DIANGGAP)  cover
Journey  cover
ISTRIKU ANAK SMA ( TAMAT ) cover
ALEYA~~ cover
Hate Me Past, Not Now cover
Grazila(Continuation My Baby Gion) HIATUS SEBENTAR cover
the other side cover
TUBUH GADIS NERD [END] cover

A. Y. T. D. A (ANAK YANG TAK DIANGGAP)

7 parts Complete

Pagi begitu cerah dedaunan bergemuruh turun secara bersamaan! Semerbak yang begitu harum dan menawan matahari yang begitu terang menarangi seluruh alam semesta. Terlihat seorang gadis sedang berdiri tampak menghirup udara. "Hufffff! Sejuk sekali!? Awannya sangat cerah dan indah... " Ujar seorang gadis mungil nan cantik angun bak bidadari! Tapi secantik apapun dia dia tetap tidak diinginkan oleh sang orang tua! Kelahiran gadis itu membuat sang papa harus melawan orang tuanya sendiri nenek gadis tersebut dan harus kehilangan nyawa sang kakek semenjak gadis mungil tersebut dilahirkan. "Kalau kamu tidak menginginkan nya biar kan mama yang merawatnya sendiri! Seharusnya kalian bersyukur mempunyai gadis kecil ini! Dia tidak bersalah! Papa meninggal bukan dia penyebabnya tapi kalianlah... " Nenek emosi karna gadis kecil yang masih bayi di telentang begitu keras "Silahkan bawa saja dia dari sini! Aku tidak butuh anak pembawa sial ini bersama ku jika dia disini bisa menjadi malapetaka bagiku... " "Iya mama mau lihat semampu mana kamu sukses ketika menelantarkan anakmu! Demi wanita ini kamu rela membentak ibumu sendiri! Ketika kamu tidak tau arah jalan lagi jangan berharap kalian bisa bertemu kami lagi... " Sang mama (nenek) pergi dan membawa cucu bersama dengannya.