Story cover for Cinta Dalam Doa [END] by Prisly_xx
Cinta Dalam Doa [END]
  • WpView
    Reads 526
  • WpVote
    Votes 102
  • WpPart
    Parts 34
  • WpView
    Reads 526
  • WpVote
    Votes 102
  • WpPart
    Parts 34
Ongoing, First published Nov 10, 2024
Adiba sukma telah menyimpan rahasia hatinya selama bertahun-tahun. Ia telah jatuh cinta dengan seorang pria bernama Aryo dipta alhaqi, yang biasa di panggil sebagai Aryo  tetapi diba tidak pernah berani mengungkapkan perasaannya. Hanya bisa melihat nya dari kejauhan, menyaksikan ia hidup bahagia dengan dunia nya. 

Namun, ketika Aryo meninggalkan nya ke kota lain. Adiba merasa bahwa ini adalah kesempatan terakhirnya untuk mengungkapkan perasaannya. Tapi, apakah Aryo memiliki perasaan yang sama terhadap Adiba

Dalam "CINTA DALAM DOA", adiba harus menghadapi rasa takut dan keraguan untuk mengungkapkan perasaannya. Ia harus memilih antara menyimpan rahasia hatinya selamanya atau mengambil risiko untuk mengungkapkan perasaannya dan mungkin kehilangan Aryo selamanya.

Cinta adalah rasa kasih sayang kepada seseorang, seseorang yang telah mencintai tidak akan memandang siapa seseorang yang sedang ia cintai, cinta itu dapat di ambil dengan berbagai cara bagaimana cara kita mencintai nya apakah dengan cara diam diam mendoakan apakah dengan terang terangan mengungkapkan cinta nya. Dan cinta paling tulus adalah mencintai seseorang dengan cara mendoakan nya dengan tuhan, bertarung doa di langit merayu tuhan agar bisa mempersatukan nya. 

Cintailah sebagaimana kamu mencintai nya dan cintailah dia dengan cara terbaik mu.
All Rights Reserved
Sign up to add Cinta Dalam Doa [END] to your library and receive updates
or
#696cintadalamdoa
Content Guidelines
You may also like
SIYAHAT AL-'ASHIQ [TAHAP REVISI] by NursyamSabilah
74 parts Complete Mature
WARNING!! -Harap follow sebelum baca! -vote dan komen! -jangan jadi silent reader! (Karena banyak banget yang baca cerita {author}tapi sama sekali tidak komen, bahkan vote sekalipun? c'mon guys, hal ini yang membuat penulis merasa kurang percaya diri sampai mikir tulisanku buruk, ya? Atau kurang menarik:( so, sebagai pembaca tolong banget apresiasi author dengan cara vote dan komen {gratis loh padahal} itulah yang membuat para penulis senang dan tambah semangat untuk mengembangkan tulisannya) Sepasang mata tidak akan melihat kekurangan jika sebuah hati menetap dengan cinta. Seburuk apapun mata memandang, jika kita memandang dengan cinta tidak akan ada kekurangan dari makhluk tersebut. Cinta karena Allah yakni mencintai hamba Allah karena keimanannya kepada Allah dan ketaatannya kepada Allah SWT. Ada beberapa hal yang disunnahkan untuk merealisasikan cinta tersebut: 1. Disunnahkan untuk memberitahukan cinta kepada orang yang dicintai. Cinta tak pernah meminta untuk menanti. Ia mengambil kesempatan, atau mempersilakan. Yang pertama adalah keberanian, yang kedua adalah pengorbanan. Allah telah menuliskan nama pasangan masing-masing, kalau aku mencintai karena Allah, cintamu tak akan pernah mati. Tuhan, bila ternyata diam-diam hati kami saling mendoakan. Jangan kau wujudkan usaha kami untuk saling melupakan dan meninggalkan. Kecuali kalau kami memang bukan jodoh. "Pada akhirnya, takdir Allah lebih indah, meskipun air mata yang mengiringi." Jika Allah mengabulkan do'aku maka aku bahagia, tapi jika Allah tidak mengabulkan doa'ku maka aku lebih bahagia. Karena yang pertama adalah pilihanku, sedangkan yang kedua adalah pilihan Allah.
You may also like
Slide 1 of 8
JATUH CINTA LAGI cover
Rindu Yang Terhalang  cover
SIYAHAT AL-'ASHIQ [TAHAP REVISI] cover
Promise cover
ANTARA DOA DAN RASA cover
If It's You cover
Menunggumu cover
Doa Yang Tak sama | END cover

JATUH CINTA LAGI

7 parts Complete

Ketika pertama kali menyukaimu, ada rasa bahagia sekaligus keragu-raguan pada diriku. Aku tidak mengerti bagaimana perasaan ini bisa hadir dalam diriku. Perasaan ini memang membahagiakan namun jika saja aku boleh memilih aku tidak ingin jatuh cinta padamu. Mencoba untuk menolak namun pesonamu menariku kembali. Kamu membuatku bahagia hanya dengan hal-hal sederhana yang kamu lakukan. Di dalam doa, aku sengaja tak menyebut namamu, sebab aku takut memaksakan pilihan yang ternyata bukan yang terbaik untukku. Aku lebih memilih untuk menyerahkan segalanya kepada sang pemilik segalanya. Dan darimu, aku sadar, berharap kepada manusia adalah cara paling sederhana untuk menyakiti diri sendiri.