7 Hari Tanpamu

7 Hari Tanpamu

  • WpView
    Reads 107
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 31, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Family Life
Gemma dan Denan mendapatkan kabar dari ayahnya bahwa mereka akan ditinggal selama sepekan. Ayahnya yang jarang berbicara, apalagi nongkrong di luar, tiba-tiba berkumpul dengan anak-anaknya di satu meja makan dan berkata akan pergi selama sepekan. Keduanya tidak terlalu peduli, awalnya. Sampai mereka mendapati diri kesusahan tanpa ayah sekaligus mengulik siapa ayah mereka sebenarnya, mengapa dia irit bicara, dan apa alasannya pergi sepekan. . . . Start: 05 Januari 2025 End:
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Behind The Smile (TERBIT)
  • Dua cangkir satu Meja
  • Halaman Nomor 85
  • Rumah Penuh Cerita
  • 𝐀𝐁𝐑𝐄𝐀𝐊𝐒𝐈
  • Tumbuh dengan Luka [END]
  • [✔] Ketujuh Pilar
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • DAREN [End]
  • Dua Sisi (Sudah Terbit)

| Self discovery | Family & Relationship| slice of life | coming of age | "Behind The Smile" Di balik tawa dan vibes ceria, siapa yang nyangka ada luka yang nggak kasat mata? Ini cerita tentang tiga anak muda yang hidup bareng di satu tempat, tapi masing-masing punya "baggage" hidup yang berat banget buat diomongin. Ada yang struggle banget karena nggak pernah dapet support penuh dari keluarga, terutama soal pendidikan. Komentar negatif dari orang sekitar bikin overthinking nggak kelar-kelar. Ada juga yang tumbuh di keluarga broken home, dipaksa ngikutin mimpi orang tua yang nggak nyambung sama passion-nya. Kasih sayang? Nihil. Dia cuma bisa bertahan karena nggak punya pilihan lain. Terus ada lagi yang mentalnya udah remuk karena sering dibandingin sama saudara atau orang lain. Support emosional dari keluarga? Jangan harap. Mereka keliatan fine di luar, senyum terus, ketawa terus. Tapi di balik itu? Mereka lagi perang sama diri sendiri. Pas hidup makin kerasa toxic dan jalan keluar nggak kelihatan, apa mereka bisa nemuin power buat bangkit lagi? Let's find out their journey-raw, real, and relatable banget dalam "Behind The Smile"

More details
WpActionLinkContent Guidelines