Nous avons mis à jour nos Directives du Contenu.
Consulte les dernières directives pour continuer à partager des histoires en toute sécurité.
En savoir plus 
3 DANDELIONS AT 3 A.M

3 DANDELIONS AT 3 A.M

  • WpView
    LECTURES 1,033
  • WpVote
    Votes 104
  • WpPart
    Chapitres 41
WpMetadataReadTerminé dim., janv. 26, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
- "Aku harap telingaku akan selalu mendengar riuhnya deru ombak, dibanding riuhnya suara para manusia bejat." Andai kata semua manusia adalah bentuk presentasi dari kata jahat, lantas bagaimana cara kami bertiga untuk hidup dengan layak? Jika bahkan tiada satupun tempat yang aman untuk dipijak? Ribuan tangisan dan jutaan air mata yang telah turun setiap jam 3 pagi apakah masih kurang untuk mengasihani kami? Deru ombak di pantai yang menjadi saksi bisu bengisnya perlakuan para manusia bejat juga sepertinya tak cukup. Ah, agaknya semesta memang tidak mau berlaku adil, ya. Kami bertiga berharap tak ada lagi untaian kata-kata makian pada diri sendiri. Julukan-julukan seperti; "Si Rapuh yang Berusaha Tetap Hidup", "Si Kuat yang Gugur", dan "Si Pahlawan yang Terus Meminta Pertolongan" itu cepat musnah nan berganti menjadi tiga jiwa yang bebas dari kejamnya semesta. 3 Bunga Dandelion, apakah itu tentang kami? Apa yang kamu ketahui tentang filosofi bunga Dandelion dan adakah korelasinya mengenai kehidupan 3 Sang Dandelion ini? Kami hanyalah tiga anak dengan kisah yang berbeda-beda. Juga tiga anak dengan alasan yang berbeda-beda atas turunnya ribuan air mata. ‼️TW/CW ‼️ [ warning ] - kematian, kekerasan, selfharm, family abuse & issues. ★ written by JIAALOFS
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Kalopsia
  • Cahaya [COMPLETED]
  • "Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka"
  • Tears Of Sincerity [TERBIT ✓]
  • ANANDITASWARA [TERBIT]
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • Memories in Moon
  • Dandelion [COMPLETED]
  • Self Injury's(complete)✔

"Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab, bagaimana caranya ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/22]

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu