selamanya
  • WpView
    GELESEN 2
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Di., Nov. 12, 2024
Di sebuah kota kecil di tepi laut, hiduplah seorang perempuan bernama A-Rin. A-Rin adalah seorang pelukis yang senang menyendiri. Dia kerap melukis di atas tebing tinggi, memandang laut yang luas sambil mengguratkan warna-warna lembut di kanvasnya. Sebenarnya, A-Rin sering merasa bahwa ada sesuatu yang hilang dalam hidupnya. Meski karyanya begitu indah dan jiwanya damai, ia merasa ada kekosongan yang tak bisa diisi.
Alle Rechte vorbehalten
#2
bisakah
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • A Love Lost Beneath the Blue
  • Waves of Love
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • SENJA YANG KEMBALI
  • Sedalam Samudera
  • Love, Hurt, and Destiny
  • Warna Favorit

"Sebenarnya, siapa yang lebih aku butuhkan? Dia yang nyata di hadapanku, atau seseorang di masa lalu yang tak bisa kugenggam kembali?" Pertanyaan itu terus menggantung di udara-seperti kabut pagi yang enggan sirna, menggumpal di antara detak waktu yang tak pernah memberinya jawaban. Himeka Ocean, seorang perempuan yang terperangkap di antara bayang masa lalu dan kenyataan yang tak lagi ia pahami. Ia melangkah, namun hatinya terhenti di satu titik: di antara melupakan, atau terus terjatuh dalam jerat kenangan yang tak mau lepas. Di sisi lain, seorang lelaki, ia menjadi peneduh di bawah badai. Ia tinggal, bukan sehari atau dua, tapi bertahun-tahun. Ia mengusap air mata yang tak selalu terlihat, menjadi saksi luka yang tak pernah sembuh, menjadi penjaga dalam sepi yang tak pernah berakhir. Tapi bagi Himeka, itu belum cukup. Bukan karena ia tak bersyukur, tapi karena ada sesuatu yang terus dicari, terus dirindu-seseorang yang hanya hadir dalam lamunan-lamunan panjang dan sunyi. Malam demi malam, ia menelaah hatinya-seperti membaca buku tua yang penuh debu dan sobekan. Ia mencari, di setiap sudut yang pernah ia tutup rapat. Siapa yang selama ini ia tunggu? Cinta seperti apa yang hatinya dambakan? Apakah akhirnya Himeka Ocean akan menemukannya? Atau justru takdir menuntunnya membuka lembaran baru-dengan tangan gemetar namun tekad yang perlahan terbit dari reruntuhan dirinya?

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien