DUKA LARA

DUKA LARA

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 15, 2024
Setelah puluhan malam diisi dengan tangisan, Lana akhirnya berusaha bangkit dari keterpurukan. Ia berjalan menuju cermin di kamarnya, "Aku benci. Aku benci kenapa aku sebodoh itu. Kenapa aku masih mengharapkan kamu?" ujarnya lirih. Dengan keadaan mata yang sembab, ia mengusap wajahnya dengan kasar. Merutuki dirinya sendiri karena merasa terlalu bodoh. Ia masih berharap segala hal menyakitkan dalam hidupnya hanyalah mimpi. Andai ia bisa menghilang dari dunia ini, pasti ia bisa menghilangkan rasa sakit hatinya. Saat kehidupannya jatuh, seseorang pernah membisikkan kalimat yang selalu menjadi penguat hidupnya. "Meski menyakitkan, hidup harus tetap berjalan Lana" •••
All Rights Reserved
#65
taaruf
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Derena
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • HALOALKANA
  • WISHES.
  • Raymentara
  • Sebatas Bayangan (COMPLETED)
  • Accidental' (END)
  • Bitter Sweet
  • TAK BERSAMBUT
  • Ada cinta dibalik hujan turun
Derena

Kendati hatinya penuh dengan luka, senyumnya tetap mengembang Kendati lara meliputi hatinya, tawa masih dia suarakan dengan lantang Kendati lelah menguasai tubuhnya, kakinya masih bergerak dengan lincah Namun sekuat apapun seseorang, pada akhirnya ada masa di mana sosok Nathaniel Adipta memilih untuk menyerah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines