DUKA LARA

DUKA LARA

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 15, 2024
Setelah puluhan malam diisi dengan tangisan, Lana akhirnya berusaha bangkit dari keterpurukan. Ia berjalan menuju cermin di kamarnya, "Aku benci. Aku benci kenapa aku sebodoh itu. Kenapa aku masih mengharapkan kamu?" ujarnya lirih. Dengan keadaan mata yang sembab, ia mengusap wajahnya dengan kasar. Merutuki dirinya sendiri karena merasa terlalu bodoh. Ia masih berharap segala hal menyakitkan dalam hidupnya hanyalah mimpi. Andai ia bisa menghilang dari dunia ini, pasti ia bisa menghilangkan rasa sakit hatinya. Saat kehidupannya jatuh, seseorang pernah membisikkan kalimat yang selalu menjadi penguat hidupnya. "Meski menyakitkan, hidup harus tetap berjalan Lana" •••
All Rights Reserved
#169
marah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Bitter Sweet
  • 360 and Still Me
  • ALLE | PERJODOHAN SMA (END)✔️
  • Argetha (On Going)
  • Accidental' (END)
  • HALOALKANA
  • WISHES.

Prekuel 'Still The One' "Terlalu banyak hal yang aku takuti, merasa lelah dan tak bisa meraih mimpi. Dunia terlalu kejam untuk aku yang takut sendiri." - Mayang Eira Calista *** Ini tentang Aby dan Maya, yang terpaksa harus menikah di penghujung masa SMA karena kejadian salah paham yang menimpa mereka. Semuanya terjadi begitu saja, mereka kepergok tidur bersama di kamar Maya. Menikah muda dengan status masih SMA tidaklah mudah, apalagi setelah kejadian itu hidup keduanya benar-benar berubah. Banyak rintangan yang harus mereka lewati berdua, melanjutkan hidup tanpa bimbingan orang tua, atau orang-orang terdekatnya. Keduanya terluka, sama-sama kehilangan rumah tempatnya pulang. Jika rumah Maya sudah hancur jauh lebih lama sebelum kejadian itu, berbeda dengan Aby yang dipaksa pergi karena tak dipercaya lagi. "Lo bisa percaya sama gue kan, May?" "Percaya apa?" tanya Maya tak mengerti. "Mungkin kehidupan kita akan lebih sulit ke depannya, apalagi dengan status kita yang suami istri dan juga pelajar. Orang akan menilai kita dengan sebelah mata, kalau tau. Tapi, apa pun yang akan terjadi nanti, gue akan berusaha untuk terus jagain lo. Berusaha untuk membuat lo tetap baik-baik aja bersama gue. Untuk itu, gue tanya. Apa lo bisa percaya sama gue?" "Gue bisa percaya, selagi lo nggak akan tinggalin gue. Gue takut sendiri, By." "Lo nggak akan pernah sendiri, gue nggak akan tinggalin lo." Pada saat itu, semuanya dimulai. Mampukah mereka menjalani hari-hari terberatnya? Apalagi, ketika tahu Maya hamil. Apakah Aby dan Maya bisa menerimanya? •Rumah Sepasang Luka• 18+

More details
WpActionLinkContent Guidelines