Learning To Love Myself

Learning To Love Myself

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 2, 2025
Disalah satu tempat yang bisa di penghuni oleh manusia tak lain yaitu Bumi. Tempat berbagai kisah dan curhatan manusia yang amat banyak. Di sanalah menaruh harapan dan takdir yang terkubur dalam. Manusia memang punya tempat pulang tapi tidak semua tempat pulang itu indah. Malam hari memang tenang tetapi pikiran kita tidak tenang, banyak harapan, masa depan yang harus dipikirkan. Malam yang sunyi hanya suara angin yang berhembusan masuk ke kamar seorang gadis berambut agak pendek. Dia sifatnya emang introvert tapi dibalik sifatnya itu ada rasa kesepian yang sangat mendalam, ia juga punya teman yang sedikit. Dia sering melamun sendirian di balkon kamarnya sambil menatap langit malam dan berharap ada esok hari yang makin indah. Apakah bisa seorang manusia memendam semua masalah, masa depan, dan harapan itu sendiri? Tentu saja tidak, hanya saja ingin memiliki tempat pulang untuk menceritakan semua yang berantakan dan berbagi cerita.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • attention | 00 line
  • ANAK YANG DI LANGGAR
  • Your Memories[End]✔
  • Titik Hitam Dalam Nurani [END]
  • ABG Anak Biang Gaul
  • The Bleeding Lady [completed]
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • ANTARA DOA DAN RASA

"I'm only human," 🍂 Rumah seharusnya menjadi tempat ternyaman untuk pulang, Rumah seharusnya menjadi tempat peristirahatan untuk melepas penat setelah seharian beraktivitas, Rumah seharusnya menjadi tempat berkumpulnya anggota keluarga yang harus berpisah karena kesibukan, Rumah seharusnya diisi dengan canda-tawa dari sang pemiliknya, Rumah selalu memancarkan aura milik tuannya, Lalu, bagaimana jika rumah hanya sekedar dijadikan sebagai tempat berteduh dari guyuran hujan bahkan teriknya sang mentari? 🍂 Cerita ini akan membawa kita ikut ke dalam arus dan terombang-ambing bersama sekelompok pemuda remaja akhir yang sedang berjuang untuk dapat terlepas dari jeratan jala 🍂 WARNING: Mengandung umpatan yang tidak boleh dicontoh, apalagi adegan kekerasan

More details
WpActionLinkContent Guidelines