Manusia kedua,

Manusia kedua,

  • WpView
    Leituras 88
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, mar 6, 2025
"Takdir selalu membawa kita kejalan yang benar, jika harus dijauhkan juga pasti ada alasan nya." Kata Abim sore itu. " Dunia ku buruk, aku butuh kamu bim." Isak tangis Fazia semakin terdengar keras. "Kamu pun sudah sejauh ini, hidup di dalam duniamu Zia, rasanya sedikit kehilangan diriku bukan hal yang harus kamu khawatirkan." Tangan Abim mengelus pucuk kepala Zia dengan lembut, " Zia harus cari kasih sayang dari manusia lain ya, bukan tanggung jawab Abim untuk terus menyayangi Zia kan?" Ya, selalu menuntut saluran cinta dari manusia di luar sana. Bagaimana tidak, ia perempuan kecil yang telah kehilangan segala peran. Kisah ini, menggunakan alur maju mundur, menceritakan tentang kehidupan gadis bernama Fazia Celsya
Todos os Direitos Reservados
#180
abadi
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Takdir Cinta [Completed]
  • Tabir [END]
  • Salsa Adisty
  • Tentang Rasa (Selesai)
  • Cinta Terakhir
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • MY CRUSH
  • FINDING SOULMATE
  • LUKKA (MYG)

"Kak,apa kakak tau apa yang lebih menyakitkan dari luka?" Wisnu menggeleng dan menatap manik mata Adiba lekat "Bekasnya,bekasnya takkan pernah hilang dan bekasnya yang mengingatkan kita akan luka lama yang menyakitkan,mungkin Adiba udah maafin kak Wisnu,tapi rasa kecewa yang Adiba rasain gak akan bisa hilang" Adiba tertunduk namun Wisnu paham apa maksud Adiba "Aku yang torehkan luka itu padamu dan meninggalkan bekas,aku juga yang akan mengobatinya"tegas Wisnu sambil memegangi kedua pipi adiba dan menatap lekat manik matanya "Apa ada jaminan akan ada pelangi setelah hujan?" "Aku jamin"

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo