Melepaskan Kita

Melepaskan Kita

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 16, 2024
"Melepaskan Kita" adalah perjalanan emosional melalui setiap kata yang saya tulis, untuk kalian yang pernah merasakan betapa pahitnya melepaskan seseorang yang kita cintai, hanya karena kenyataan hidup yang tak berpihak. Dalam puisi ini, saya mencoba mengungkapkan perasaan yang sulit dijelaskan-tentang cinta yang harus rela pergi, tentang pengorbanan yang terasa tak terhindarkan, dan tentang bagaimana kita harus menerima bahwa tak semua impian bisa terwujud. Puisi-puisi ini lahir dari hati yang patah, namun tetap penuh harapan. Di antara setiap kata yang saya tuangkan, ada kenangan, ada rasa sakit, dan juga keberanian untuk melepaskan demi kebaikan bersama. Ini bukan hanya tentang kehilangan, tapi juga tentang memberi ruang untuk kebahagiaan, meski harus menahan rasa. Jika kamu pernah merasakan cinta yang harus terpisah oleh kehidupan, maka puisi-puisi ini adalah suara hati kita yang berbicara. "Melepaskan Kita" bukan hanya tentang perpisahan, tapi juga tentang keberanian untuk mengikhlaskan dan berharap, meskipun hati kita terluka. "Melepaskan bukan berarti berhenti mencinta, tapi memberi ruang untuk kebahagiaan yang lebih besar."
All Rights Reserved
#66
melepaskan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Last Birthday With You
  • INKONSISTENSI RASA (TERBIT)
  • Berbahagialah Dengan Rumah Barumu
  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • Waktu Senggang (SEGERA TERBIT!)
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?

Hari Ulang Tahun, Terakhir... Bersamamu... Terdengar menyedihkan, bukan? Ya, memang begitu. Ini adalah kisah yang akan membuatmu memahami bahwa waktu tak pernah berhenti, dan ketika kamu benar-benar mencintai seseorang, yang diam-diam sedang berpacu dengan waktu. percayalah, hatimu akan bergejolak saat mengetahuinya. Raka adalah tanah yang tenang. Laras adalah langit yang riang. Jika Laras adalah pelangi setelah hujan, maka Raka adalah tanah yang menampung semua warnanya. Diam namun selalu ada. Di antara detik-detik terakhir di hari ulang tahun yang tak lagi biasa, satu rahasia terbongkar. Sebuah kebenaran yang telah disembunyikan sejak lama. Tentang kehilangan. Tentang cinta yang tak pernah mereka kira. Dan tentang bagaimana satu tindakan bisa menjadi penentu hidup seseorang. Apakah cinta yang tak pernah terucap... bisa menyelamatkan seseorang yang perlahan menghilang? Atau justru menghapus keberadaan seseorang yang selalu ada untuknya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines