Langit Rinai

Langit Rinai

  • WpView
    Lecturas 15
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, nov 21, 2024
WpInfo
No ficción
Etiquetasbaruindonesia
Rinai melangkah dalam sunyi, menuju gedung tua tempat dunia seakan berhenti. Angin malam menggigit kulitnya, tapi ia tak peduli. Di tepi itu, matanya terpejam, seolah ingin melepaskan beban yang tak lagi mampu ia pikul. Apa yang membuat hati seseorang terasa hampa meski dunia terus berputar? Apa yang begitu menyakitkan hingga langkah menuju akhir terasa lebih ringan daripada bertahan? Dan, adakah harapan tersisa bagi jiwa yang terperangkap dalam gelap?
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Riana
  • Melihat Cinta dalam Gelap
  • BILA: Love Consumes You
  • Larasati- Napas Dari Masa Lalu
  • Dalam Genggaman Raka
  • 𝐒𝐄𝐈 𝐌𝐈𝐎 𝐒𝐒𝟏 [𝐒𝐊𝐘𝐍𝐀𝐍𝐈]
  • untuk dhea, dilembar terakhir
  • Jejak Luka Di Bawah Langit Senja
  • The Dreamkeeper's Forest
  • Angel To Raya (END)
Riana

Tak ada hidup yang benar-benar sempurna di dunia ini, bukan? Semua yang hidup pasti pernah merasakan sakit dari takdir yang tergaris. Termasuk seorang putri kaya raya Riana Putri Rahardian. Boleh dikatakan hidupnya sempurna karena ia memiliki segalanya. Harta, keluarga yang sangat mengasihinya juga kekasih yang sangat mencintainya. Namun kembali pada poin awal kalau tidak pernah ada hidup yang benar-benar sempurna di dunia ini. Perlahan kehidupan Riana berubah seratus delapan puluh derajat. Keluarganya hancur, kekasihnya terpaksa ia tinggalkan dan hidup berdua dalam rumah kontrakan kecil nan lusuh ini bersama ibunda tercintanya. Lantas, bagaimanakah Riana menyikapi perubahan hidupnya ini? Akankah ia mendapatkan keluarga bahagianya seperti dulu lagi? Dan akankah ia bisa kembali bersama dengan sang kekasih hati? "Tak bisakah kau sedikit saja dengar aku?" - Riana Putri Rahardian

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido