Jiwatara

Jiwatara

  • WpView
    Reads 67
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 23, 2026
Apakah kamu percaya pada takdir- benang merah yang halus namun tak terputus? Di ruang waktu yang terselubung kabut kenangan, terdapat jiwa yang terikat, berjalan di antara sunyi dan rindu. Kamu, yang lama atau yang baru datang, akan menemui kisah hati yang retak dan menyala, sebuah simfoni luka- yang merangkai harapan dalam keheningan.
All Rights Reserved
#182
tragedy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IF YOU
  • KENLA
  • Eternal Bond
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • positions. | JenoJaemin
  • Dalam Rintik yang Sama
  • SEMESTA TAK MERESTUI
  • Jauh. Esok Nanti atau Selamanya
IF YOU

Bagaimana jadinya ketika aktor muda jatuh cinta dengan wanita yang 20 tahun lebih tua darinya? Akankah usia bukan penghalang? Wanita yang memeluk luka masa lalunya sendirian Ketika takdir sudah mengambil alih, bahkan ketika aku dan kamu adalah mustahil. Kita akan bertemu lagi dengan rasa yang sama. Takdir adalah benang halus yang tak terlihat, mengikat tanpa memberi isyarat. Aku pernah percaya bahwa kehilanganmu adalah tragedi terburuk dalam hidupku, luka yang tak mungkin sembuh oleh waktu. Aku menunggu, berharap, meski perlahan harapan itu berubah menjadi sia-sia. Namun, ketika semua terasa hampa, saat langkahku nyaris berhenti, kehadirannya datang seperti cahaa fajar diujung gelap. Penantianku yang panjang akhirnya menemukan jawabannya. Tapi, apakah ini benar-benar akhir dari duka atau awal dari cerita yang lebih rumit? Aku menghidupkan sosokmu dalam setiap kata yang kutulis. Dalam baris-baris sunyi, kau kembali bernapas, hadir dalam imajinasi yang kurangkai dengan rindu. Meski dunia telah merenggutmu dariku, dalam tulisanku, kau tak pernah benar-benar pergi. Namun seiring pena menari diatas kertas, aku bertanya-tanya apakah aku yang menciptakanmu kembali, atau justru kau yang perlahan menarikku dalam dunia yang kupahat untukmu? Kaluna Putri Ketika waktu yang membawamu kembali

More details
WpActionLinkContent Guidelines