Tanpa Judul

Tanpa Judul

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 17, 2024
WpInfo
Non-Fiction
Aku takut, dunia ini terlalu kejam untuk ku tapaki sendiri. Dunia ini terlalu gelap untuk ku lalui dengan kaca yang terlihat buram. Aku terlalu takut kehilangan diriku sendiri, tak mempercayai 'kemampuannya' dan aku terperosok begitu dalam hingga tak mengenali siapapun. Apakah mimpiku terlalu tinggi hingga menjadi begitu kusut saat ingin ku rangkai? Ataukah aku tak boleh berharap perkara perlintasan yang ingin ku tuju selanjutnya? Aku tidak menyerah, hanyalah aku ragu apakah aku mampu untuk tetap bertahan?
All Rights Reserved
#278
bersyukur
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IF YOU
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • AUTOPHILE
  • Full Of Scratches
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • Hide The Pieces (Slow Update)
  • SELEPAS KAU PERGI (COMPLETED)
  • MAHESWARI  (selesai)
  • Antara aku dan dunia
  • You're Here, But Not For Me
IF YOU

Bagaimana jadinya ketika aktor muda jatuh cinta dengan wanita yang 20 tahun lebih tua darinya? Akankah usia bukan penghalang? Wanita yang memeluk luka masa lalunya sendirian Ketika takdir sudah mengambil alih, bahkan ketika aku dan kamu adalah mustahil. Kita akan bertemu lagi dengan rasa yang sama. Takdir adalah benang halus yang tak terlihat, mengikat tanpa memberi isyarat. Aku pernah percaya bahwa kehilanganmu adalah tragedi terburuk dalam hidupku, luka yang tak mungkin sembuh oleh waktu. Aku menunggu, berharap, meski perlahan harapan itu berubah menjadi sia-sia. Namun, ketika semua terasa hampa, saat langkahku nyaris berhenti, kehadirannya datang seperti cahaa fajar diujung gelap. Penantianku yang panjang akhirnya menemukan jawabannya. Tapi, apakah ini benar-benar akhir dari duka atau awal dari cerita yang lebih rumit? Aku menghidupkan sosokmu dalam setiap kata yang kutulis. Dalam baris-baris sunyi, kau kembali bernapas, hadir dalam imajinasi yang kurangkai dengan rindu. Meski dunia telah merenggutmu dariku, dalam tulisanku, kau tak pernah benar-benar pergi. Namun seiring pena menari diatas kertas, aku bertanya-tanya apakah aku yang menciptakanmu kembali, atau justru kau yang perlahan menarikku dalam dunia yang kupahat untukmu? Kaluna Putri Ketika waktu yang membawamu kembali

More details
WpActionLinkContent Guidelines