Tanpa Judul

Tanpa Judul

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 17, 2024
Aku takut, dunia ini terlalu kejam untuk ku tapaki sendiri. Dunia ini terlalu gelap untuk ku lalui dengan kaca yang terlihat buram. Aku terlalu takut kehilangan diriku sendiri, tak mempercayai 'kemampuannya' dan aku terperosok begitu dalam hingga tak mengenali siapapun. Apakah mimpiku terlalu tinggi hingga menjadi begitu kusut saat ingin ku rangkai? Ataukah aku tak boleh berharap perkara perlintasan yang ingin ku tuju selanjutnya? Aku tidak menyerah, hanyalah aku ragu apakah aku mampu untuk tetap bertahan?
All Rights Reserved
#665
bersyukur
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • AUTOPHILE
  • Full Of Scratches
  • Dreams [Z.M&H.S]
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Fading Out Flickers
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Antara aku dan dunia
  • Sekali Lagi (End)
  • Takdir (Bukan) Pilihan

Aku nggak pernah menyangka-bahwa setelah bertahun-tahun menikah dengan Dinda, perempuan yang tumbuh bersamaku dalam suka dan luka, hatiku justru bergetar oleh hadirnya Arunika, seorang wanita yang usianya delapan tahun lebih muda dariku. Dan aku? Terjebak di antara rasa bersalah dan perasaan yang tak pernah kuminta hadir. Awalnya kupikir itu cuma jeda sejenak dari lelahnya hidup. Tapi perasaan itu tumbuh diam-diam, mengakar, dan mulai mengguncang segala yang kukira telah mapan. Arunika datang sebagai angin segar, tapi juga badai yang memporak-porandakan rumahku sendiri. Lalu waktu berjalan. Arunika pergi. Dan aku kembali berhadapan dengan Dinda-perempuan yang tidak hanya ditinggal, tapi juga dikhianati. Kami belajar berdamai, meski dengan luka yang belum kering. Tapi ketika aku mulai ingin mencintainya lagi, semesta seperti menguji: hadir sosok lelaki lain yang mulai mengisi ruang yang dulu penuh dengan namaku. Ini bukan kisah tentang siapa yang paling mencinta. Tapi tentang siapa yang memilih tetap tinggal, bahkan setelah semuanya hampir runtuh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines