GURU AGAMA KU, TAKDIR KU

GURU AGAMA KU, TAKDIR KU

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 17, 2024
WpInfo
Non-Fiction
KALILA ANISATUL MALIHA, seorang gadis berusia 16 tahun,ia duduk di bangku kelas 10 SMA, dia memiliki 3 teman yang sangat dekat di SMA HIGH SCHOOL, namun ketika akan naik ke kelas 11. AYAH dari KALILA berpulang untuk selama lamanya.ayah kalila di makam kan di kampung halaman yaitu di "PALEMBANG"keluarga kalila merantau ke jakarta sejak kalila duduk di bangku kelas 5 sd" Kalila memiliki 1 adik perempuan,karna hal itu keluarga kalila pulang ke kampung halaman, dan kalila pindah sekolah ke MA MIFTAHUL HUDA. Namun di situlah kalila bertemu dengan seorang guru agama,yang bayak di gemari kaum hawa di MA tersebut, namun kalila melihat nya biasa saja seperti laki² biasanya. tapi takdir berkata lain ,suatu hari guru tersebut datang kerumah kalila bersama orang tuanya. NAMUN APAKAH YANG AKAN TERJADI.....
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Two Hearts, One Path ~Harqeel (HIATUS)
  • possessive boyfriend
  • HARQEEL
  • Takdir di Antara Kita (Tamat)
  • What ever are you looking for?
  • Kayla in Love (END)
  • THE ALGEBRA OF SILENCE
  • Gema Hati Muda [ NEW VERSION }
  • Kaka Mu Ganteng - New Fersion

Pernikahan adalah hal terakhir yang ada di pikiran Aqeela Clarinta Wijaya-gadis manja, bawel, dan penuh drama. Tapi hidupnya jungkir balik saat tiba-tiba harus menikah dengan Harry Revangga Pratama, CEO muda yang dingin, serius, dan... anti sosial! Semua demi warisan dan kursi tertinggi di Pratama Corp. Pernikahan mereka bukan karena cinta, tapi juga bukan sekadar formalitas. Di balik kesepakatan awal dan kepribadian yang bertolak belakang, mereka mencoba menjalani peran baru sebagai pasangan suami istri yang sesungguhnya. Pertengkaran kecil, sindiran diam-diam, dan kehangatan yang perlahan tumbuh di antara mereka, membuat batas antara kewajiban dan perasaan menjadi kabur. Di rumah sebesar istana dan dalam dunia penuh ambisi, bisakah dua hati yang berbeda tetap melangkah di jalan yang sama?

More details
WpActionLinkContent Guidelines