Perfectionist Husband

Perfectionist Husband

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 8, 2026
Menikah bukan hal yang penting bagi Raden Bagus Danendra Prakoso. Ya ... begitu yang selalu ia pikirkan selama ini. Di usianya yang matang sengan karier mapan sebagai executive chef sekaligus pemilik bisnis kuliner ternama di Yogyakarta, pernikahan baginya hanya pilihan dalam bagian kehidupan dewasanya saat ini, dan baginya yang selalu hidup dengan menganut prinsip logika, penuh disiplin dan segalanya harus sempurna, pernikahan mungkin adalah opsi terakhir yang akan dia pilih. Namun hidupnya berubah kacau ketika tetua Prakoso memberikan sebuah kesepakatan, Danendra akan dibebaskan sepenuhnya dari tuntutan perusahaan keluarga dan tetap mendapatkan hak warisnya ... asalkan ia menikah. Dan di tengah tekanan itu tiba-tiba dia dipertemukan dengan Jasmine Ananditha Puspa, perempuan muda ceroboh, ekspresif, sulit diam, dan hidup tanpa aturan yang jelas, bagai langit dan bumi sangat berkebalikan dengannya yang super tertata. Jasmine terlalu berisik untuk dunia Danendra yang tenang. Perempuan itu adalah awal kekacauan hidupnya. Dia seperti bencana berkedok manusia yang selalu membuat tekanan darah Danendra naik hanya dalam hitungan menit. Copyrights © 2026 Aries Blaze
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Prahara Lamaran [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nakula
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Salah Status

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines