SIAPA AKU?

SIAPA AKU?

  • WpView
    Reads 105
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 7, 2025
Sebenarnya ini sederhana, Hanan hanya ingin mendapat pengakuan saja dari keluarganya, tapi kenapa itu terlihat sulit sekali? Kapan kata "Hanan anakku" akan keluar dari mulut ayah dan ibunya? kapan juga ajakan "Sini, makan bareng" akan terdengar ditelinganya? sebenarnya Hanan sedikit lelah, hidup menjadi benteng yang menghalangi kebahagiaan datang pada keluarganya, ah tidak, bukan pada keluarganya, tapi pada ayah, ibu, dan kakaknya. lagi pula sejak kapan ia menjadi bagian dari keluarga itu? hadirnya saja hanya dijadikan tempat pelampiasan. "Hanan gapapa kok, diliat sebagai sampah juga. Asal Hanan dapat pengakuan dari kalian, meskipun Hanan terlahir sebagai benda menjijikan." *** Cerita ini murni dari pemikiran saya sendiri, jangan ada yang ngecopy, ayo saling menghargai.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Usai Pilu | KTH ✔
  • Marry My Husband
  • Temani Aku
  • Why Does It Have To Be You? [END]
  • New Members At Home [ End ]
  • P.A.I.N
  • HERLAN DIRGANTARA [haechan&johnny]
  • NEVERTHELOST || Love In Silence
  • HAIDEN
  • henan dan luka

[ Before Sirkuit ] "Kata Caesar, terkadang ada beberapa perasaan yang lebih baik disimpen di sini, Han." Jari telunjuknya mengarah pada dada, "Tapi gue gak mau nyesel karena perasaan itu gue simpen." Hana masih bungkam, namun ia memberanikan diri untuk menatap wajah serius Arka. Membiarkan matanya menyeludup pada ucapan Arka yang sebenarnya ia tak tahu laki-laki itu sedang membicarakan perasaan kepada siapa. "Gue sayang sama lo, Han.." "Maaf gue mengikut sertakan perasaan gue dan secara tidak langsung terjun ke kehidupan lo. Gue minta maaf, tapi jatuh cinta sama lo itu diluar kehendak gue sebagai manusia. Gue gak pernah milih buat jatuh cinta kepada siapa, perasaan gue ngalir ala kadarnya dan ternyata bermuara ke lo, Han, orang yang gak pernah gue sangka."

More details
WpActionLinkContent Guidelines