ELARA : When Are Eyes Closed

ELARA : When Are Eyes Closed

  • WpView
    Reads 144
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 25, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Menceritakan kisah Elara, siswi berbakat yang menyimpan rahasia kelam dalam hidupnya. Rasa takut yang tak terlupakan menghantuinya setiap malam, menghasilkan insomnia berat yang menggerogoti hidupnya. Ketika Dipta, murid baru yang misterius, datang dan perlahan membuka hatinya, Elara dihadapkan pada pilihan sulit: mengungkap masa lalunya yang kelam atau terus terjebak dalam ketakutan. Bisakah Elara mengatasi insomnia dan trauma masa lalunya? Bisakah ia menemukan cinta sejati di tengah perjuangannya mengungkap kebenaran? • • • *CR cover : fatiihere (pinterest)
All Rights Reserved
#32
insomnia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Loving Like The Sun
  • Rescue Favorite Characters [END]
  • Takdir yang Menyatu
  • Asmaraloka
  • FATE
  • Smeraldo [End]
  • Tuan Rumah di Kamar Sebelah
  • Whisper of St. Eclaire
  • Shadows of the Main Story

Kristal hanya ingin hidup seperti remaja lainnya-bebas, tertawa, dan mencintai. Tapi alergi dingin dan bayang-bayang masa lalu menjebaknya dalam dunia yang sempit. Ibunya terlalu protektif. Mimpinya terlalu jauh. Hidupnya terlalu sunyi. Lalu datang Elvaro. Cowok menyebalkan, penuh masalah, tapi punya satu hal yang tak bisa Kristal tolak: cahaya. Terjebak dalam proyek podcast kampus, mereka terpaksa berbagi waktu, ruang, dan cerita. Lambat laun, Kristal menyadari... bahwa terkadang, matahari bisa menyinari bahkan dari balik awan luka. Namun, saat hatinya mulai hangat, masa lalu pun ikut mendekat. Elvaro menyimpan rahasia besar-yang bisa meruntuhkan semua yang Kristal bangun dengan susah payah. Dan kini, di titik perpisahan dan pilihan... Kristal harus belajar mencintai, bukan dengan rasa takut, tapi seperti matahari: hangat, tulus, dan tetap bersinar-meski segalanya belum pasti.

More details
WpActionLinkContent Guidelines