Ayah Aku Menyerah || TAMAT

Ayah Aku Menyerah || TAMAT

  • WpView
    Reads 936
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 18, 2024
WpInfo
Fanfic
NCT
Nakalah, seorang anak yang selalu sakit, lahir dengan asma sejak pertama kali membuka mata. Setiap langkahnya selalu terasa berat karena penyakit yang mengikutinya. Sejak lahir, ia sudah menjadi beban bagi orang tuanya, terutama bagi sang ayah, Yuda. Bagi Yuda, Nakalah adalah pengingat pahit akan kematian istrinya yang meninggal saat melahirkannya. Rasa kesal dan penyesalan yang mendalam selalu membuat Yuda menyalahkan Nakalah, meskipun itu bukan kesalahan anaknya. Setiap kali Nakalah terbatuk atau kesulitan bernapas, Yuda hanya melihatnya sebagai penderitaan yang tak kunjung usai, yang dihubungkan dengan perasaan bersalah atas kehilangan sang istri. Nakalah tak hanya harus menghadapi sakitnya, tetapi juga perlakuan kasar dari ayahnya. Kata-kata menyakitkan dan hinaan sering terlontar darinya. Tak jarang, ia merasa seakan tak diinginkan di dunia ini, terutama setelah sering dibuli oleh teman-temannya yang tak mengerti situasinya. Namun, meski begitu, Nakalah berusaha bertahan. Dengan segala kelemahan dan ketidakadilan yang diterimanya, ia bertekad untuk mencari tempat di dunia ini, bahkan jika itu hanya dengan harapan agar ayahnya, yang pernah sangat ia sayangi, melihatnya lebih dari sekadar anak yang menjadi alasan penderitaan. Bagaimana Nakalah bisa mengubah pandangan ayahnya? Mampukah ia menemukan kedamaian di tengah segala kegelapan? ---
All Rights Reserved
#343
asma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Angkasa dan Cerita
  • Ananda✔️
  • Empty | 00L NCT Dream
  • Sudut Luka Nazea
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Luka Dan Bahagia 'NATHAN
  • Jika esok Tak Pernah Ada

Hidup tak pernah benar-benar bisa ditebak. Kadang, harapan yang dibangun sejak kecil hancur seketika oleh kenyataan yang tak diundang. Narthana adalah anak laki-laki yang tumbuh dengan cinta dan impian besar. Sejak kecil, ia percaya bahwa keluarganya adalah rumah paling aman di dunia-tempat di mana Papa dan Mama akan selalu ada, menggenggam tangannya hingga dewasa nanti. Ia pernah berkata, suatu hari nanti, ia akan membawa kedua orang tuanya keliling dunia, naik pesawat besar miliknya sendiri. Tapi hidup tak pernah bertanya apakah kita siap kehilangan. Ketika kenyataan mengguncang fondasi kebahagiaannya, Narthana dipaksa tumbuh dalam sunyi. Ia harus menelan pahitnya perpisahan yang tak bisa dilawan, dan memeluk luka yang tak bisa dipulihkan waktu. "Mulai hari ini, Nana bersama Papa, ya?" Kalimat yang sederhana, tapi menyimpan beban yang tak terucapkan. Ini adalah kisah tentang kehilangan, tentang janji yang tak selalu bisa ditepati, dan tentang bagaimana seorang anak belajar menerima takdir tanpa kehilangan jiwanya. Sebuah perjalanan yang mengajarkan bahwa hidup tak selalu tentang memiliki, tapi tentang bagaimana tetap mencintai-meski dari kejauhan. Sebab Tuhan menulis kisah setiap manusia dengan cara yang berbeda, dan setiap air mata menyimpan makna yang tak pernah sia-sia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines