Amnesia: Forget Me Not

Amnesia: Forget Me Not

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Nov 30, 2024
Makna dari bunga 'Forget Me Not': True love, don't forget me. Menurut legenda Jerman, pada suatu ketika, seorang pemuda berenang ke sebuah pulau di tengah Sungai Danube untuk memberikan bunga ini (forget-me-not) kepada kekasihnya. Namun, konon pemuda tersebut terjebak dalam arus deras saat membawa kembali beberapa bunga, dan saat dia melemparkan bunga tersebut kepada kekasihnya, dia meninggalkan satu kata, 'Jangan lupakan aku,' sebelum menghilang. Dikatakan bahwa dia membawa bunga itu bersamanya sepanjang hidupnya, memikirkan kekasihnya yang hilang. Jadi bahasa bunga menjadi 'Jangan lupakan aku.' source: (TL) pin • Inspirasi salah satu scene (momen) dari dalam cerita: - You Are The Apple Of On My Eye (Film, J/T-Drama) • Scene festival menerbangkan lampion inspirasi dari festival dalam tradisi taiwan: Festival Lentera Langit Pingxi Festival ini dirayakan selama periode Festival Lentera di lembah timur Taipei. Ribuan pengunjung hadir untuk melepas lentera kertas yang cantik dan balon menuju nirwana. Setiap orang membawa satu harapan yang ditulis tangan pada secarik kertas untuk memperoleh nasib baik pada tahun baru. Langit malam pada saat itu dipenuhi cahaya lembut yang terpancar dari lentera. source: taiwantourism.id
All Rights Reserved
#493
romancestory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Traces in the Light
  • Bianglala
  • [√] Memorabilia
  • Demon's Bloom: A Sacrifice for Love [END]
  • Pura Pura Lupa
  • Apakah Ini Arti Cinta?? [Revisi]
  • Siang Di Akhir Malam - The End

Traces in the Light Sebuah kisah tentang kehilangan, pengorbanan, dan harapan. Sudah tiga tahun sejak Nandika dan Raya berjalan ke arah yang berbeda. Bukan karena cinta mereka telah padam, tapi karena saat bersama, mereka justru saling melukai. Kini, Nandika mencoba menata hidupnya kembali. Ia memutuskan pergi ke sebuah tempat yang damai dan menenangkan untuk berlibur beberapa bulan,berharap bisa berdamai dengan semua kenangan yang belum juga usai. Namun, di tempat sunyi itu... Sebuah pertemuan tak terduga mengusik luka lama yang belum benar-benar sembuh. Di kejauhan, ia melihat seseorang yang sangat ia kenal-seseorang yang pernah mengisi harinya dengan cinta dan luka. Tapi ketika ia hendak memastikan, sosok itu lebih dulu pergi... meninggalkan pertanyaan menggantung di dadanya: "Apakah itu benar Raya... atau hanya bayangan dari rindu yang belum selesai?" Sementara itu, Raya hidup dengan ingatan yang tak lagi utuh. Ia mencoba menjalani hari demi hari, ditemani seseorang yang mencintainya tanpa syarat-yang selalu ada, bahkan saat Raya tak lagi tahu siapa dirinya dahulu. Dan di tengah terang yang samar, dua hati yang pernah saling menggenggam kini berjalan di garis yang nyaris bersinggungan. Apakah cinta yang pernah begitu kuat bisa menembus gelapnya ingatan? Atau justru... Takdir telah menyiapkan akhir yang lebih sunyi dari perpisahan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines