Story cover for RUMIT by terhaar21
RUMIT
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Nov 18, 2024
Barangkali, aku tak pandai menulis lagi seperti dahulu. Barangkali, tak ada lagi puisi yang bisa kuciptakan dan kukirimkan untukmu. Mungkin, ini adalah caraku untuk mengungkapkan apa yang selama ini kurasakan. Karena kau pun tahu, meski bertahun-tahun berlalu bersamamu, sempat beberapa kali lidah ini kelu untuk mengungkapkan semuanya.
All Rights Reserved
Sign up to add RUMIT to your library and receive updates
or
#814catatan
Content Guidelines
You may also like
Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah by akmal1505
25 parts Ongoing Mature
Hanya menuang segala kata dalam hiruk-pikuk kehidupan-merekam apa yang lewat, menuliskan apa yang terlintas, tanpa janji akan kedalaman atau kebijaksanaan. Tidak ada urgensi untuk menjelaskan, tidak ada kepentingan untuk dipahami, sebab dunia sudah penuh dengan orang yang mengira dirinya tokoh utama. Kata-kata berdiri sendiri, mengalir mengikuti arus yang tak selalu jelas arahnya, seperti rapat yang seharusnya bisa diselesaikan dengan satu email. Kadang tajam, kadang datar, sering kali hanya sekadar ada, mengisi ruang seperti iklan yang muncul di saat paling tidak dibutuhkan. Kadang melankolis, kadang sinis, kadang seperti bercanda tapi ternyata menyelipkan sesuatu yang dalam. Hidup ini kadang absurd kadang, ah sudahlah-namun makna di dalamnya juga sering lewat tanpa permisi. Saya pun sadar, tidak semua orang punya waktu untuk membaca sesuatu yang mungkin hanya sekadar refleksi seseorang yang terlalu banyak diam di pojok ruangan, mengamati bagaimana orang-orang tertawa, menangis, lalu pura-pura lupa bahwa mereka pernah melakukan keduanya. Tapi tenang saja, saya tidak akan memaksa Anda untuk membaca sampai selesai-membaca separuh lalu berpikir, "Ah, ini mah nggak masuk akal," juga merupakan bagian dari perjalanan menemukan makna, bukan? Maka, jika pada akhirnya tulisan ini lebih mirip tumpukan halaman tugas yang ditunda dikerjakan sampai tenggat waktu atau coretan iseng di pinggir buku catatan kuliah yang berakhir lebih eksistensial dari esai akademik-saya tidak akan terkejut. Seperti manusia yang mencari hiburan, semua tulisan ini juga mungkin sedang mencari pembacanya yang tepat, atau setidaknya, seseorang yang cukup penasaran untuk bertanya, "Ini cerita isinya apa sih?" sebelum akhirnya menguap dan kembali membuka media sosial. Jika Anda menemukan sesuatu yang berharga di dalamnya, anggap saja saya sedang beruntung. Jika tidak, ya, setidaknya saya sudah menyumbang satu tulisan lagi ke alam semesta ini.
You may also like
Slide 1 of 10
Coretan Kecilku Untukmu #wattys 2019 cover
Be My Love ✅ cover
Dari Hati [Quotes] cover
Andai bisa cover
Rajutan Kalimat Rindu cover
Maybe It's You(?) cover
Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah cover
Introvert cover
Ungkapan Perasaan. cover
Untuk Dia Yang Tak Bisa Kusebut Namanya cover

Coretan Kecilku Untukmu #wattys 2019

189 parts Complete

Coretan kecil yang datang dari alam mimpi sekelip membangunkan dari bayang nyata pahitnya hidup yang sekarang menjelma menjadi kata yang tak sanggup diungkap oleh nada