JINGGA MILIK PAPA

JINGGA MILIK PAPA

  • WpView
    Reads 152,140
  • WpVote
    Votes 13,152
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 1, 2025
"Aku akan menjalani hidup tenang dan damai.." ucap seorang pria berkepala tiga yang masih melajang. Sayangnya harapnya tak akan sampai, karena disinilah ia, di tengah-tengah lima pria berjas hitam dengan raut pucat pasi seperti menahan berak. "Kau tak akan bisa kabur lagi, papa" Jederrr.. Sial! Sial! Sial! APA INII?!!! Menyebalkan. Namun firasatnya mengatakan ia tak akan bisa bernafas lega lagi setelah ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ciel Wiratama or Ciel Pradipta
  • ALESSANDRO||END||
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • Style... ✔
  • young daddy
  • Fixing the Broken ✓
  • A R S E A N A
  • Transmigrasi                                                  Raka Andreafa

Seorang anak berusia 15 tahun yang memiliki kehidupan sederhana, dia juga kurang mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya, bahkan orang tuanya tega memukulinya untuk melampiaskan emosi mereka. Suatu hari dia tidak sengaja menolong seseorang yang lebih muda dari dia satu tahun dari pembullyan yang terjadi di sebuah gang kecil. Yang dimana ini dapat merubah kehidupannya. "Dad! Aku ingin seorang kakak" pintanya kepada Daddy nya "Kau sudah memiliki dua kakak apa masih kurang?" Jawab Daddynya Pasalnya Ia tau bahwa anak mereka tidak akan meminta apapun kecuali mereka tertarik akan sesuatu "Ya, kurasa yang ini berbeda Dad" jawabnya sekali lagi "Baiklah, kalau kau ingin mempunyai kakak lagi, tapi siapa?" Dia menyetujui permintaan si bungsu "Ciel Dad" dia memberikan nama orang yang akan menjadi calon kakaknya nanti Disisi mansion lain "Pa, aku ingin adek" ujar si kembar kakak "Kau ingin seorang adik?" Tanyanya kepada sang kembar kakak "Ya, namanya Ciel Pa" ucapnya dengan tegas "Baiklah, Papa akan mencari data anak itu" ucapnya menyetujui permintaan sang Anak Sekaligus dia penasaran kenapa anak kembarnya ini meminta seorang adik, semenarik apa dia? Bagaimana nasib Ciel kedepan nanti? Ia akan dihadapkan oleh keluarga yang sangat posesif terhadapnya karena sifat Ciel yang polos dan lugu itu tapi ia juga nakal dan tengil.

More details
WpActionLinkContent Guidelines