Another World - War Cry

Another World - War Cry

  • WpView
    Reads 315
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 13, 2025
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
"Kalian itu seperti malaikat, suci, bersih, dan tidak bersalah. Sementara kami adalah bangsa yang kotor, hina, dan selalu dianggap bersalah karena perbuatan kami." Ini bukan tentang yang salah ataupun yang benar, tapi tentang bagaimana setianya mereka menjaga malaikat-malaikat itu tetap suci dan bersih. "Lebih baik kalian cepat pergi, tentunya kalian tidak ingin menjadi sekotor bangsa kami bukan?" "Kenapa kami tidak bisa membantu?" "Karena kalian seharusnya dibantu bukan membantu." "Kami hanya ingin membantu menjaga bangsa kalian." "Bukan kami yang seharusnya dijaga, tapi kami yang menjaga kalian." "Kenapa terjadi peperangan diantara kalian?" "Tanya kepada dirimu sendiri, karena jawabannya ada di sana." Seseorang menjadi saksi kerja keras mereka semua dalam menemukan kebenaran. ENHYPEN - ILLIT - &TEAM with @Leonhart0_0
All Rights Reserved
#22
wonhee
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bandung Dan Segala Lukanya
  • Collabs?
  • BUCIN || ENHYPEN ✔️
  • SNIPER -Friend Or Enemy?-  [BTS - MONSTA X] [END] (Sudah Dibukukan)
  • The Blood Moon
  • laut yang membawanya pergi (END) ✓
  • MASTER || ENHYPEN
  • Narasi: Stay With Me [ Kim Sunoo ]

"Bianca, kamu tampak sempurna. Apa kamu tidak lelah?" Aku menunduk, tersenyum pahit. "Kak, aku tidak sempurna... bahkan jauh dari kata itu. Aku terlalu kotor untuk disebut sempurna, bagaikan ulat kecil yang bersanding diantara kupu-kupu indah." Pikiran ku berkecamuk, aku tahu betapa kecilnya diriku-seperti beban yang tak diinginkan, hama yang tak berguna. Aku merasa kotor, lemah, menyusahkan. Kadang aku bertanya-tanya, kenapa hidup begitu terasa menghukumku? Apa tujuan ku hidup? Apa yang membuat Tuhan, mentakdirkan diriku untuk terlahir di dunia? Namun, di tengah kekelaman itu, aku bertemu dengannya-Seovurt Skara Vieun. Kehadirannya seperti cahaya yang menembus dinding sepi di hatiku. "Kak Seovurt, kata orang Bandung itu indah," ucapku perlahan. Dia hanya tersenyum, tatapannya seakan melampaui waktu. "Memang, tetapi tidak dengan kenangan-kenangannya. Bandung terlalu menyakitkan untuk sekadar disebut kota kembang." Seovurt... Dia seperti payung di tengah badai. Memberiku perlindungan yang membuatku merasa berarti, meski hanya sejenak. Seovurt, entah mengapa kamu begitu hidup dalam hatiku. Tapi, bolehkah aku menjadi egois? Menginginkan dirimu seutuhnya, berada di sampingku setiap hari? Hidup bersama, hingga memiliki beberapa anak kecil versi mini dari mu dan aku. Indah bukan? Aku, selalu berharap kita di takdirkan oleh semesta begitu juga Tuhan. Semoga. Cr : pinterest © Saulmumz © Saaulmum ⚠️ Saya tidak plagiat dari cerita manapun!

More details
WpActionLinkContent Guidelines