Harvey menarik pinggang Harvie mendekat, mengunci tubuh gadis itu dalam dekapan yang terlalu erat hingga Harvie sedikit sulit bernapas.
"Kenapa kamu terus bertanya, Harvie? Apakah seluruh cinta yang saya berikan setiap hari masih belum cukup untuk memenuhi isi kepala kamu?" tanya Harvey. Suaranya melembut, namun tatapannya menuntut kepatuhan.
"Bukan begitu... aku cuma merasa ada yang aneh dengan sikap kamu akhir-akhir ini," cicit Harvie, meremas kemeja Harvey dengan ragu.
Harvey terkekeh rendah, membelai rambut Harvie dengan kelembutan yang terasa mencekik. "Kamu hanya terlalu banyak berpikir, Harvie. Diam dan turuti saya saja. Kamu tentu tidak ingin melihat saya kecewa, kan?"
✚✚✚✚
Harvie terjebak dalam delusi tentang cinta sejati bersama Harvey. Mengira dirinya adalah poros dunia pria itu, tanpa menyadari ada rahasia gelap yang sedang mengintai di balik punggungnya.
Jangan percaya pada senyuman dan air mata mereka. Beberapa cinta diciptakan untuk menyembuhkan, namun di sini... cinta ada untuk menghancurkan.
Di dalam lingkaran ini, semua orang bersalah, dan semua orang punya rahasia untuk disembunyikan. Cinta sejati justru dihitung dari seberapa rapi kamu menyembunyikan sesuatu.
Bersiaplah, karena di dunia ketika semua orang memakai topeng, kebenaran adalah racun paling mematikan.
#3 in psychologicalfiction June 13, 2026
#4 in thrillerromance June 13, 2026
#5 in Manipulative June 13, 2026
#2 in psychologicalfiction June 23, 2026
All Rights Reserved