ABSTRACT (free verse)

ABSTRACT (free verse)

  • WpView
    Membaca 76
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 9
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Okt 11, 2025
Pikiranku berbicara disini. Selalu tidak perduli dimanapun tempatnya aku akan cepat menulis ketika kepala mulai berisik. Sedikit demi sedikit aku hanya mencoba, tapi setelah kembali membaca ulang kata perkata. Aku jatuh cinta.... Iya, aku jatuh cinta pada pikiranku. Seperti dipeluk raga kecil. Nyaman... Hangat... Menenangkan... Bukankah begitu menulis? Berharap untuk kamu menjadi anak yang tau bagaimana membahagiakan diri sendiri. Mulai untuk mencintai kekurangan, dengan bicara "Bagaimanapun aku, aku tercipta untuk memeluk diriku sendiri."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#447
imajinasi
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Ayo menepi dulu, sebentar saja.
  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • Kisah Nyata Dalam Mimpi
  • pengendali hati
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • Tepian Semu || Lilynn✅
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • Setelah Langit Berbisik

[HIATUS] Indira tidak pernah meminta untuk dilahirkan dengan tubuh yang lemah. Tapi hari-harinya kini dipenuhi detak mesin, jarum-jarum tajam, dan dinding rumah sakit yang dingin. Tubuhnya tidak pernah benar-benar sembuh, tapi pikirannya terus mencoba kuat. Karena di sisi lain, ada Ella. Seseorang yang selalu ada di sana, dengan sabar, lembut, dan tak pernah menyerah. Ella yang datang dengan susu kotak saat dunia rasanya hambar, yang menemani sesi cuci darah meski hanya bisa duduk diam sambil menggenggam ujung jaket Indira. Namun semakin hari, semakin terasa: ada batas yang tak bisa lagi mereka pura-pura tak lihat. Indira mulai menjauh, bukan karena tidak cinta, tapi karena takut cinta itu perlahan berubah jadi beban. Ia merasa tak lagi layak untuk dicintai, apalagi saat tubuhnya sendiri terkadang tak sanggup berdiri lebih lama dari lima belas menit. Sementara Ella terus bertanya; mengapa kak Indira menarik diri? Apa salah jika ia ingin tetap di samping seseorang yang ia pilih untuk ia perjuangkan? Di antara rasa sayang dan amarah yang terpendam, keduanya mulai kehilangan arah. Mereka tak pernah bertengkar, tapi diam-diam saling menyimpan luka. Sampai pada akhirnya, sebuah sore yang sunyi di stasiun kecil menjadi saksi bahwa: keduanya duduk berdampingan, tanpa banyak kata. Hanya ada satu kalimat dari Ella, pelan namun penuh makna, "Ayo menepi dulu, sebentar saja." Bukan untuk pergi, bukan untuk berakhir. Tapi untuk istirahat dari semua hal yang memaksa mereka menjadi kuat setiap waktu. Namun yang tidak mereka tahu adalah... kadang, yang kita anggap hanya sebentar bisa jadi jeda terakhir sebelum semuanya berubah. "Aku ngerasa kayak mayat hidup, El..." "Ada aku, Ada Ella... Semuanya akan baik-baik aja, kak. Trust me..." Start ; Fri, May 16, 2025 End ; - By. awmawindh |; Seraphine.daine

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan