ABSTRACT (free verse)

ABSTRACT (free verse)

  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 11, 2025
Pikiranku berbicara disini. Selalu tidak perduli dimanapun tempatnya aku akan cepat menulis ketika kepala mulai berisik. Sedikit demi sedikit aku hanya mencoba, tapi setelah kembali membaca ulang kata perkata. Aku jatuh cinta.... Iya, aku jatuh cinta pada pikiranku. Seperti dipeluk raga kecil. Nyaman... Hangat... Menenangkan... Bukankah begitu menulis? Berharap untuk kamu menjadi anak yang tau bagaimana membahagiakan diri sendiri. Mulai untuk mencintai kekurangan, dengan bicara "Bagaimanapun aku, aku tercipta untuk memeluk diriku sendiri."
All Rights Reserved
#244
bebas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • REMEMBER 1.0
  • Obstacles eternal love || Fresha (End)
  • Setelah Langit Berbisik
  • pengendali hati
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • Tentang Rasa

"Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab, bagaimana caranya ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/22]

More details
WpActionLinkContent Guidelines