Ticket To Heaven

Ticket To Heaven

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 20, 2025
Kematian itu murni, sejatinya suci. Yang membuatnya kotor adalah keserakahan manusia yang tak mau kehilangan, ego yang menolak mengalah, dan hati yang menutup diri dari keikhlasan. Aku belajar itu saat sudah terlalu terlambat. Saat semua kenangan tentang hidupku dihapus, dan yang tersisa hanyalah rasa sakit yang bahkan tidak kuingat asalnya. Di tempat setelah kehidupan, aku menyesali satu hal, bahwa aku tidak pernah benar-benar hidup. Aku hanya bertahan, bukan menerima. Aku hanya mencintai, tanpa belajar melepaskan. Sekarang aku tahu, bahwa kematian bukan akhir dari perjalanan, melainkan cermin dari kehidupan yang tidak pernah selesai. Dan setiap jiwa yang kutemui di perjalanan ini mengajariku satu hal: Bahwa kebahagiaan tidak datang dari apa yang kita miliki, tetapi dari keberanian untuk berdamai dengan apa yang telah pergi. Jika aku boleh memberi pesan bagi mereka yang masih hidup Jangan terburu-buru menyerah hanya karena hidup terasa berat. Luka yang kau bawa hari ini mungkin adalah cahaya yang akan menyelamatkanmu esok. Karena setelah kematian, kau tak lagi punya kesempatan untuk meminta maaf. Tidak pada orang lain. Tidak pada dirimu sendiri. Hidup adalah kesempatan yang terlalu suci untuk diakhiri sebelum waktunya. Dan aku... Aku adalah bukti bahwa menyesal di akhir bukan lagi sebuah pilihan. -Luna
All Rights Reserved
#141
parkboyoung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Senja (STILL) #NUBARY&I (END) Unpublish acak
  • The Leather Luxe (Zeedel)
  • Sudut Luka Nazea
  • Tentang Waktu (on going)
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?
  • Epiphany You
  • Cinta Yang Dingin Hati Yang Tersimpan (Fredel)
  • Long Distance Relationship(LDR)!
  • FOR YOU...

Aku mencintaimu walau bagaimanapun kondisimu. Karena berkatmu lah aku bisa keluar dari lubang pesakitan dulu. Namun kau malah memilih dia, Lelaki berengsek yang menghancurkan kehidupan mu tanpa sisa. Dan ketika kau memilih menyerah akan segalanya, aku terpuruk dalam hari-hari setelah hari itu. Tahta hatiku seolah beku oleh namamu. Akan tetapi suatu hari aku bertemu Dia. Wanita yang akhirnya bisa mengubahku dan membantuku melewati segalanya. Dari sana akhirnya aku memilih untuk mengulang. Mengulang kisah pilu masalalu dengan pemeran dan ending yang berbeda. Story by @Kitachi_Zalifa cover by @Kitachi_Zalifa picture by Apk Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines