Hujan Terakhir Skye

Hujan Terakhir Skye

  • WpView
    LECTURAS 3
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, nov 21, 2024
Anantha Skye, akrab dipanggil Skye, adalah perempuan yang hidup di balik topeng kesempurnaan. Di tengah tekanan hidup, kesepian, dan rasa hampa yang terus menghantuinya, ia memutuskan untuk mengakhiri segalanya. Pada suatu malam hujan deras, Skye menuliskan surat terakhir, bukan untuk meminta maaf, tetapi untuk mengungkapkan rasa sakit yang selama ini tersembunyi. Di bawah hujan itu, ia mencari kedamaian terakhir, berharap dapat menemukan kebebasan dari luka yang tak pernah terlihat oleh orang lain.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • The Dreamkeeper's Forest
  • Langit yang tak lagi Sama
  • Luka yang Menulis Takdir
  • Diary Alana [END]
  • 𝐒𝐄𝐈 𝐌𝐈𝐎 𝐒𝐒𝟏 [𝐒𝐊𝐘𝐍𝐀𝐍𝐈]
  • BAHAGIA ITU LUKA KU
  • You're My Happiness
  • We're Never Meant To Be
  • Xagala

Ketika rasa putus asa menelan seluruh harapan, seorang gadis muda bernama Lian Yue memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Namun, bukannya menemui kematian, ia justru terbangun di dunia lain-sebuah alam penuh roh dan makhluk aneh, di mana waktu dan realita tak berjalan seperti dunia biasa. Dunia itu gelap, indah, sekaligus menakutkan. Di sana, Lian Yue bertemu roh-roh yang juga tersesat, makhluk-makhluk bijak, dan bayangan masa lalu yang tak kunjung hilang. Untuk bisa kembali ke dunia nyata, ia harus menempuh perjalanan melewati berbagai rintangan, menghadapi rasa takut terdalam, serta menyatukan potongan-potongan jiwanya yang telah lama hancur. Sepanjang perjalanannya, Lian Yue mulai memahami makna penderitaan, cinta, dan harapan dari sebuah kehidupan. Di dunia roh yang asing itu, ia justru menemukan cahaya yang telah lama hilang dalam hidupnya-dan perlahan, ia menyadari bahwa hidup masih pantas untuk diperjuangkan.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido