Serena the Black Devil - 1

Serena the Black Devil - 1

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 4, 2025
[Karya Originalku. Illust dan cerita everything is developed by me and myself!] Mengisahkan tentang Serena, seorang mantan putri bangsawan yang hidup di medan perang karena sebuah skandal dengan rahasia kecil sebagai seorang pria di kehidupan nya yang sebelumnya.
All Rights Reserved
#46
genderbender
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (On Hiatus!) Reincarnated as A Useless Duke's Eldest Son
  • I Want To Die In Peace
  • Transmigrasi Liana
  • I'm a Villain in My Own Game? [Season 2]
  • HEROGANO
  • THE LEGEND OF NAVERLAND : #1. The Traitor [ COMPLETE ]

[BUKAN BL/ORIGINAL NOVEL/RANDOM UPDATE] Kim Min-jun, komandan berdarah dingin di area 5, mati malam itu di tangan muridnya yang paling ia percayai. 'Sial, memang seharusnya aku untuk tidak mempercayai siapapun..' pikir Kim Min-jun seraya ia menutup mata untuk terakhir kalinya. Namun, setelah dikhianati oleh muridnya sendiri, Kim Min-jun justru bangun di ruangan asing nan mewah yang terlihat seperti di era kerajaan. 'Huh? Apa aku sudah mati?' Setelah menyadari keanehan dari situasi yang dialaminya, Kim Min-jun menyadari bahwa dia berada di tubuh seorang bangsawan muda yang merupakan karakter sampingan yang akan mati di awal cerita pada novel yang ditulis oleh ibunya yang berjudul 'The Fallen Hero'. "Aku baru saja mati setelah menjalani hidup yang amat keras, dan setelah mendapat kehidupan mewah yang aku impikan apa kau mengatakan bahwa aku akan segera mati?" Setelah merasakan kenikmatan hidup dengan sendok emas, Kim Min-jun bertekad untuk melindungi harta investasi di masa tuanya ini "Aku tidak akan membiarkan siapapun menghancurkan kehidupanku yang damai".

More details
WpActionLinkContent Guidelines