Story cover for Sandykala by ugieyy_fi
Sandykala
  • WpView
    Leituras 21
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Capítulos 1
  • WpView
    Leituras 21
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Capítulos 1
Em andamento, Primeira publicação em nov 21, 2024
⚠️𝘿𝙞 𝙡𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙚𝙧𝙖𝙨 𝙥𝙡𝙖𝙜𝙞𝙖𝙩 
⚠️ 𝙘𝙤𝙫𝙚𝙧 𝙗𝙮 𝙋𝙞𝙣𝙩𝙚𝙧𝙚𝙨𝙩

"selamat pagi tuan, bagaimana kabarmu, sudah lama kau tidak mendatangiku, apakah sudah ada perempuan yang mengantikanku tuan?? "Tanya seorang gadis 

"pagi gadis cantik, aku sedang banyak kegiatan akhir akhir ini, tidak mungkin pangeranmu ini mencari perempuan lain, aku sudah cukup denganmu gadis manis" jawab pria itu 

gadis itu berjalan maju ke arah sang kekasih lalu berkata "Lalu apakah tuanku ini tidak memegang ponselnya selama tiga hari ini?? "Skala yang mendengar ucapan kekasihnya tersenyum, lalu mengelus rambut sang kekasih 

" Jadi begini gadis manis, selama tiga hari ini aku lembur dan aku terlalu sibuk hingga lupa membuka ponselku" ujar skala, tangan-Nya masih terus mengelus rambut Erisha 

"Huh jadi kau melupakanku tuan?? " tanya Erisha dengan wajah sebalnya 

"Tidak begitu cantik, mana mungkin aku melupakan gadisku ini"
Todos os Direitos Reservados

1 capítulo

Inscreva-se para adicionar Sandykala à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#399pisah
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
ARSYA: My Naughty Boyfriend (END), de rara_sg6781
43 capítulos Concluída
Samuel Argantara, pria yang dikenal sebagai pentolan sekolah. Seorang brandalan Arga ternyata ia juga salah satu murid pintar di sekolahnya. Bukan hanya menjadi ketua geng motor, Arga juga aktif di bidang basket dan osis. Pria yang dikenal dengan sifat cuek dan dinginnya. Arga juga merupakan anak broken home. Ia memutuskan untuk hidup mandiri setelah orangtuanya resmi bercerai. Di balik kenakalannya, Arga ternyata banyak menyimpan luka di hatinya. Hingga akhirnya, seorang gadis cantik, polos dan lugu mampu mengobati luka-luka dihati pria itu. Gadis itu juga berhasil meluluhkan hati seorang Argantara. Mau tau ceritanya, silahkan dibaca! - "T-tolong j-jangan lakukan itu." Ucap Asya dengan suara bergetar. "Lo gak mau gue ngelakuin itu?" "Mudah." "Lo hanya perlu menuruti semua perintah gue kalo ayah lo gak mau dipecat dari perusahaan bokap gue." Sambungnya dengan suara bariton khasnya. "Kalo lo berani membantah, ayah lo yang jadi taruhannya." Ancam pria itu dengan tatapan tajamnya. "Tapi, kalo lo menuruti perintah gue. Lo dan ayah lo akan aman. Ayah lo gak akan dipecat dari perusahaan bokap gue dan lo gak akan ada orang yang berani membully lo lagi." "Bagaimana tawaran saya, Hasya Auristela." Ucap Arga mengeluarkan senyum smirknya. - Rank: #1 kisahpercintaan (15 Okt 2023) #1 keluargacemara (17 Nov 2023) #10 teenfiction (11 Nov 2023) #15 fiksi (18 Nov 2023) #13 posesif (29 Nov 2023) #13 badboy (03 Des 2023) #13 sma (05 Des 2023) #27 cinta (29 Nov 2023) #24 bucin (01 Des 2023) #12 gengmotor (01 Des 2023) #19 remaja (03 Des 2023) #9 bullying (05 Des 2023) #17 remaja (07 Des 2023) #8 badboy (07 Des 2023) #4 bullying (07 Des 2023) #1 bullying (09 Des 2023) #14 remaja (09 Des 2023) #5 dingin (09 Des 2023) #5 bullying (16 Des 2023)
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
ATHALARIQ cover
Neyralgis||On Going  cover
Dusk In Your Eyes cover
Possessive Badboy [END] cover
My Three Brothers [Terbit] cover
VAGALDARA [TERBIT] cover
ARSYA: My Naughty Boyfriend (END) cover
Because I'm Stupid (End) cover
FIZYA cover
BEFUDDLES (SELESAI) cover

ATHALARIQ

34 capítulos Concluída

#cerita sudah lengkap! Ini bukan kisah tentang perempuan manis yang jatuh cinta kepada laki laki nakal atau laki laki yang baru ia kenal. Ini kisah tentang perempuan yang kehilangan bahagianya. Sulit baginya untuk sekedar merasakan senyuman. Athalariq. Laki laki tampan datang berniat mewarnai hidupnya. Tapi apa untungnya atha membuat gadis itu kembali? Dan apakah atha akan berhasil? *** "Bahagiaku bukanlah bahagiamu. Tapi bahagiamu sudah jelas bahagiaku" Bantu saya untuk mengembalikan sebuah senyuman yang telah dirampas waktu. -Atha. 》》》》》 "Kata orang kalo cemburu itu berarti dia sayang" atha. "Itu kan kata orang. Gue bukan orang!" Laura.