Story cover for Protect Them. by ezano_anomali
Protect Them.
  • WpView
    Reads 195
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 13
  • WpView
    Reads 195
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 13
Ongoing, First published Nov 22, 2024
Dikisahkan seorang gadis yang berusia 20 tahun yang mempunyai masa lalu yang kelam menghadapi suatu tugas yang tidak diduga oleh dirinya. Tugas tersebut yaitu menjaga kelima anak pamannya yang padahal mereka dengan dirinya hanya berbeda 2-5 tahun. Dengan beban kenangan yang terus menghantuinya, ia berusaha menjalani hari-harinya sebagai pelindung kelima anak tersebut. 

Seiring berjalannya waktu, ia menemukan rahasia perlahan-lahan di balik masa lalu kelam itu. Akankah kehadiran kelima anak tersebut mampu membantunya menemukan apa itu kebahagiaan? Ataukah justru akan kembali menghancurkan segalanya?

WARNING: Cerita ini mengandung 13+, terdapat kekerasan, konflik emosional, terdapat kata-kata yang sedikit kasar.

Start: 19 Oktober 2024
Finish: -
All Rights Reserved
Sign up to add Protect Them. to your library and receive updates
or
#5firststory
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
Kemana Arah Pulang? cover
LAST BAGANTI cover
DOPAMINE [HIATUS] cover
Self Injury's(complete)✔ cover
Kebahagiaan Kecil Aralie. [ End ] cover
PHILLOCALIST | NEW VERSION [OG] cover
A.N.J.A.Y cover
I'm okay (END) cover

Kemana Arah Pulang?

14 parts Ongoing

Insiden yang merenggut kedua orang tua mereka telah mengubah segalanya. Rumah yang dulu penuh dengan tawa dan kebahagiaan kini terasa hampa dan penuh kesedihan. Setiap sudut rumah yang mereka tinggali kini penuh dengan kenangan akan masa lalu, dan rasa kehilangan yang tak terhingga. Lima bersaudara itu terjebak dalam arungan luka tak kasat mata. Terkunci dalam labirin ketakutan yang tanpa sadar telah mengikis tali persaudaraan mereka. Maraga, si sulung yang harus merelakan masa kuliahnya dan beralih menjadi tulang punggung keluarga. Reshaya, sang kakak kedua yang enggan berbagi duka. Hendara, si anak tengah yang selalu menangis di sepertiga malam hanya karena merindukan Bunda. Dan si kembar, Juandika dan Anandika yang sama-sama memendam sesak tak berkesudahan. "Aku kangen rumah yang dulu." "Kita berdamai sama-sama ya? Jangan ada lagi yang di pendam." Written by Kala Rune Desember, 2024