Bagi Ashana Keysa Zeannisa, menjadi "Ning" - putri seorang kyai - bukanlah kebanggaan, tapi beban. Sejak kecil ia hidup dalam bayang-bayang pujian, iri hati, dan ekspektasi. Saat remaja, masa lalunya perlahan terungkap: pertemuan kembali dengan Mahes, teman kecil yang dulu menyukainya, serta perhatian diam-diam dari ketua OSIS bernama Reynandra membuat hatinya goyah.
Namun di balik semuanya, Shana masih mencari "malaikat pelindung" - seseorang yang pernah menenangkannya di ayunan malam itu.
Sebuah kisah tentang cinta, luka, dan perjuangan untuk menjadi diri sendiri di tengah pandangan dunia.
All Rights Reserved