LAYLA'S DIARY

LAYLA'S DIARY

  • WpView
    Reads 102
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 4, 2025
Layla berjalan pelan menuju meja belajar, diambilnya sebuah buku dengan tulisan 'LAYLA'S DAIRY' di sampulnya, dipandanginya buku itu dengan tersenyum. "Ini salah satu saksi diantara kejadian-kejadian manis dan pahit seorang Layla dalam kehidupan." ............ "Layla!" Naya menyeru mendatangi Layla yang sedang bersantai di taman Asrama Ruqayyah sambil menahan isak tangis. Layla pun menoleh dengan terkejut. "Ada apa ning?" "Dia kecelakaan....." ............... "Saya merasa dia berhak dapat pendamping yang lebih baik Nay," ucap Layla kepada Naya yang sedang duduk di sampingnya. "Kamu itu sudah sangat sangat baik Layla!" Naya memandangi Layla dengan mata yang berkaca-kaca. Layla hanya tersenyum penuh arti mendengar jawaban Naya, tapi Naya paham apa maksud senyuman itu. "Berarti dia harus menyanggupi permintaan aku," Mendengar itu, Naya hanya bisa menghela nafas pasrah. .............. Aku tantang kalian baca cerita ini sampai bab 15! .........
All Rights Reserved
#743
pesantren
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALIF 2 : AGEN[IUS]
  • Behind A Mask
  • Lentera Takdir (TERBIT)
  • Detik Depresi ( TAMAT )
  • ALIF (TERBIT)
  • ALESYA (END)
  • SHEIRAZ PLAN ✓
  • RAYYA & REVAL (completed)
  • Imam untuk Gladysa✓

Tak pernah terlintas dalam benak Alif akan kasus yang ia tangani puluhan tahun lalu, berubah menjadi sebuah boomerang dendam yang siap menghantam habis keluarganya. Hamzah Al-Ghazawan dan Hasbi Al-Gaishan, kedua putra Alif tidak tahu malapetaka yang menghampiri, ternyata berasal dari dendam yang seharusnya diterima orang tua mereka. Sampai suatu hari Hasbi, dokter muda yang bekerja di forensik ini mengalami kisah tragis dalam hidupnya. Sedih mendalam, terpuruk, dan takut dalam diri Hasbi menggerakkan sang Kakak untuk merubah apa yang dialaminya menjadi sebuh kasus yang harus diselidiki. Hamzah, mengikuti jejak ayahnya menjadi penyidik kepolisian. Dengan segala upaya ia lakukan untuk mencari dalang dibalik semua yang dialami adiknya. Bahkan membentuk sebuah agen bernama AGEN[IUS]. Namun, siapa sangka kesalahpahaman besar timbul ditengah-tengah mereka? "Mari hentikan penyelidikan sampai di sini, Hasbi." "Kenapa? Apa karena yang Abang cari sudah Abang temukan?" "Sejauh ini tidak ada barang bukti spesifik ditemukan dalam kasus Jenna. Tidak ada pelaku yang bisa dijadikan tersangka. Tidak ad -" "Bukan barang bukti, tapi kebenaran. Abang menemukan kebenaran yang aku pun baru tahu. Jika Jenna, sebenarnya cinta pada Abang, bukan?" ___________________________________________ "Menangislah, hatimu baru saja kehilangan. Istirahatlah, ragamu butuh untuk bersandar. Ikhlaslah, ragaku kembali pada Tuhan. Tenanglah, cinta yang kamu khawatirkan sesungguhnya sudah suci terikat dihadapan Tuhan. Pulanglah saat Tuhan sudah menjemputmu, jangan sendirian. Aku akan tetap setia disini menunggumu pulang." -- Amara Jennaira.

More details
WpActionLinkContent Guidelines