AMERTA
  • WpView
    Reads 347
  • WpVote
    Votes 146
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 19, 2024
"Gue bukan orang yang gampang jatuh hati, jadi tolong jangan kecewain gue ketika hati gue udah jatuh ke lo" - Ayna Aurelia Valerie. Kali pertama bertemu Arga, tidak pernah ada di benak Ayna bahwa ia akan jatuh hati. Lagi pula, siapa yang suka dengan cowo berpenampilan celana kebesaran, hobi bertingkah receh, jail dan punya aneka macam kekonyolan. "Na, lo tuh diliat liat jelek, tapi gua suka sama lo. Jadi pacar gue yuk Na!" "Meuni ogah aing pacaran sama bagong. Pacaran aja sama tembok Ga" Dua orang yang hari - harinya di isi dengan keributan, lalu bagaimana jika mereka saling jatuh hati? Penasaran dengan ceritanya? Yuk langsung masukin ke perpustakaan kalian yaaa
All Rights Reserved
#85
abadi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • Dinamika Ditengah Arus Waktu
  • LOVE INTO PANDORA BOX [ SUDAH TERBIT ]
  • GALAKSA [End/Terbit]
  • AksayAneira
  • Semesta Angkasa | Teenlit ✔
  • AURORA [END]
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • AURELLIE

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines