Revisi Ke-27

Revisi Ke-27

  • WpView
    Membaca 1,957
  • WpVote
    Vote 118
  • WpPart
    Bab 36
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Jun 26, 2026
"Ini revisi ke berapa sebenarnya?" "Dua puluh tujuh." Abraham mengembuskan napas panjang. "Kalau setiap komplain saya dianggap revisi, mungkin rumah ini nggak akan selesai sampai tahun depan." Dan Inggar mulai menyesal telah menjual rumah tusuk sate itu pada seorang structural engineer yang terlalu perfeksionis. Rumah itu awalnya dibeli Abe untuk pernikahannya. Sayangnya, sebelum rumahnya selesai dibangun, hubungannya lebih dulu berakhir. Sekarang yang tersisa hanya: revisi, pertengkaran, dan dua orang keras kepala yang tidak pernah sepakat tentang apa pun. Termasuk tentang perasaan mereka sendiri.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Cracking His Heart (On Going)
  • Ruang Harsa
  • Access Granted
  • Missed Near Miss
  • Kurasi Rasa, Di Usia Kepala Tiga (TAMAT)
  • Plan A : One Billion
  • SOLA
  • Falling in Love with Him, Again!
  • Lie Like This
  • LUMINAL

Di balik barisan kode biner dan enkripsi rumit, Almeta Nawasena menemukan dunianya sendiri sebuah ruang aman di mana logika selalu memiliki jawaban pasti dan hati tidak perlu menanggung risiko untuk patah. Baginya, luka masa lalu adalah malware yang telah berhasil karantina. Ia tidak lagi percaya pada konsep romansa perkotaan, sampai Januarta Adiningrat melangkah masuk ke dalam ranah teritorinya. Januarta adalah personifikasi dari ketenangan yang mutlak. Seorang pria dewasa dengan tutur kata santun, pembawaan yang mengayomi, dan ketulusan yang nyaris mustahil ditemukan di tengah riuhnya belantara metropolitan. Ia tidak datang untuk meruntuhkan dinding pertahanan (firewall) yang Meta bangun dengan paksa. Sebaliknya, Januarta hadir dengan kesabaran seorang pria yang bersedia memahami setiap celah trauma, mengulurkan tangan hangat tanpa pernah mendikte, dan menawarkan rasa aman yang pelahan mengikis sinisme Meta. Namun, ketika konspirasi siber mulai mengancam korporasi dan memaksa keduanya terlibat dalam kedekatan yang intens, Meta dihadapkan pada dilema terbesar dalam hidupnya. Haruskah ia tetap memercayai algoritma logisnya, atau membiarkan Januarta meretas bagian terdalam dari hatinya yang selama ini terkunci rapat? Sebuah kisah tentang dewasanya rasa, tentang pria yang menjadi jangkar di tengah badai, dan tentang perempuan yang belajar bahwa dicintai dengan ugal-ugalan oleh orang yang tepat tidak pernah salah.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan