Whisper in the Fields

Whisper in the Fields

  • WpView
    Reads 118
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 12, 2026
Leon, pria manis yang harus kehilangan penglihatan nya untuk sementara membuat dirinya menjadi seorang yang tertutup dan tidak pernah keluar kamar, membuat kedua orang tua nya sungguh prihatin terhadap keadaan putra nya tersebut, orang tua nya ingin anaknya tidak pernah menyesali sebuah takdir yang sudah di tentukan, dan ingin anaknya kembali ceria seperti sedia kala. Di sisi lain, Jinan digambarkan sebagai seorang pekerja keras yang hidup sendirian sejak kecil. Kehidupannya sederhana tetapi penuh warna. Ia mencintai musik, terutama piano, dan bekerja keras sebagai pianis di berbagai acara sambil membantu toko roti milik Jema sebagai pekerjaan tambahan Saat itu, saat Jinan mengantarkan roti, ke rumah keluarga Leon, Jinan mendengar suara indah yang belum ia dengar sebelumnya, suara itu benar-benar membuatnya terpukau hari itu juga, dan darisitu Jinan penasaran, siapa di balik sosok suara indah yang ada di balik kamar keluarga Leon? Apakah Jinan bisa membuat Leon kembali menjadi Leon yang seceria dulu? atau Jinan hanya bisa mendengarkan suara merdu itu setiap hari nya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Renjana [COMPLETED]
  • I Hope You Hear Me ¦ Jisung NCT[✔]
  • Find Happiness || END
  • Wakey Wakey [ Nomin ] || ✅
  • Are We Gay? || Nohyuck
  • Dear Nana [Nomin]
  • Babysiter Jie [L.Jn & N.Jm]
  • Blue Sky » Jaemin X You
  • 7DREAM | Transmigrasi Jeno ✓

Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines