Transmigrasi si Bulat [END]

Transmigrasi si Bulat [END]

  • WpView
    GELESEN 2,006,226
  • WpVote
    Stimmen 102,230
  • WpPart
    Teile 34
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Do., Juni 12, 2025
[SEBELUM BACA, JANGAN LUPA FOLLOW. SERTAKAN JUGA JEJAK VOTE DAN KOMEN DI SETIAP PART!] Asti Rahmalia, Gadis berbadan gempal dengan pipi bulat. Yang meninggal akibat kelelahan, lalu masuk kedalam novel pemberian sahabatnya dan memasuki raga figuran tanpa peran. •••• "Lah, ini mah bukan wajahku. Walaupun pipinya sama-sama bulat, tapi tetep aja, kulit ku gak putih. Kemana kulit coklat ku." Gadis itu menatap sedih wajah asing di cermin. JANGAN PLAGIAT! (itupun kalo masih ada malu buat gak jiplak karya orang lain:) (image source google)
Alle Rechte vorbehalten
#190
masuknovel
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • MEMBUAT HAREM [ ON GOING ]
  • LANGIT & BULAN
  • ALIN TRANSMIGRATION {End}
  • ARISYI EL QATHYA
  • ALICE'S TRANSMIGRASI 🥀 [ Hiatus ]
  • protagonis't friend
  • SI TAMPAN AERO
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • KISAH TANPA ENDING ✓
  • Alvian |Slow Up|

[ JANGAN LUPA UNTUK FOLLOW TERLEBIH DAHULU, SEBELUM MEMBACA YA! ] Kalau bisa semuanya, kenapa harus memilih? Begitulah yang selalu ditanamkan dalam pikiran seorang Intan. Salah satu murid sekolah menengah atas, namun berhasil menarik perhatian dunia. Intan adalah artis yang disukai banyak orang melalui perannya, itu kenapa dia selalu menerima banyak lelaki yang ingin menjadikannya kekasih. Terkenal di usia muda karena kepandaian akting dan juga pandai merayu serta memiliki banyak lelaki, Intan sering dikatakan Playgirl oleh banyak orang yang mengenalnya. Lebih gilanya lagi, ketika ia meninggal dan memasuki sebuah novel pun tabiatnya tidak berubah. Prinsipnya tetap saja sama. "Gue nggak cukup satu, jadi semuanya aja gue embat." - Intan.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien