We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Magic In The Dark

Magic In The Dark

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 25, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Aku Siti Aliza, Aku miliki trauma dari masa kecil, karena suatu kejadian itu yang membuat ku hancur secara mental maupun fisik, dan itu menghancurkan masa depan ku, dan aku hidup di keluarga yang sederhana, ayah ku atau biasa ku panggil Abah, beliau hanya pedagang kecil . Lalu pada suatu hari, saat umur ku 19 tahun, aku di jodohkan dengan pria yang sudah berumur 30 , karena berhutang budi pada pria itu, aku jelas tidak mencintai nya, dia sudah berumur seperti paman ku, tapi apalah daya, aku juga sudah tidak berharga lagi, aku merasa sudah menjadi wanita yang kotor setelah kejadian itu. Tapi aku pernah mencintai seorang polisi yang juga mencintaiku......... Dan Ini Kisah ku.....
All Rights Reserved
#101
öm
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Between the Difference [ C O M P L E T E ]
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • Denaya : Tahanan Masa Lalu "The Search Of True Love And Trauma Healing"
  • BINA
  • Cinta Bertepuk Sebelah Tangan
  • Skenario Semesta || Re-publish
  • Mengulang Waktu
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]
  • DIA SUNSETKU

Kami berbeda. Aku dan Dia, jauh berbeda. Hanya keyakinan yang dapat menyatukan perbedaan kami. Tapi, aku tidak yakin apakah aku bisa bertahan dengan adanya perbedaan ini atau tidak. Semuanya terasa begitu mustahil, bahkan jika itu hanya dalam pengandaianku saja. Tak banyak yang bisa aku lakukan. Aku tidak bisa semudah itu menolak karena tidak banyak orang seberuntung aku. Akan tetapi, menerimanya pun hanya bisa menjatuhkanku dalam lubang luka terbesar yang dapat menyakitiku secara perlahan. Kala malam tiba, ditemani kesunyian dan cahaya bulan yang temaram, aku akan menyempatkan diri untuk mengadahkan tangan serta memohon pada Sang Maha Cinta untuk menghancurkan dinding perbedaan yang membelenggu diantara kami. Hal lain yang selalu aku pinta pada-Nya adalah untuk merubuhkan hati batu pria itu, untuk setidaknya merasakan begitu banyak cinta yang aku berikan kepadanya, setulus hati. Karena, menahan sakit karena terlalu mencinta ini sendirian, ternyata tidak semudah yang aku bayangkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines