Riuh Dalam Sunyi

Riuh Dalam Sunyi

  • WpView
    Reads 9,926
  • WpVote
    Votes 6,453
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 9, 2025
WpInfo
Non-Fiction
Aluna hidup di bawah bayang-bayang ekspektasi yang tak berujung. Orang tuanya menuntut kesempurnaan, lingkungannya memujinya sebagai sosok ideal, tetapi di dalam dirinya, Aluna merasa rapuh. Setiap langkahnya bagai napas yang terhenti, takut akan kesalahan yang bisa mencoreng nama baik keluarganya. Namun, di balik semua itu, ada luka yang tak pernah sembuh, kerinduan pada kebebasan yang hanya bisa ia temukan dalam sunyi. Di sekolah, Aluna dihadapkan pada konflik dengan teman-temannya, yang perlahan-lahan membuka mata bahwa dunia tidak sehitam putih yang ia bayangkan. Di rumah, hubungan dengan keluarganya perlahan retak ketika ambisi orang tua mulai mengorbankan perasaan dan mimpinya sendiri. Ketika Aluna mulai mempertanyakan apa arti bahagia, ia dihadapkan pada pilihan sulit: bertahan dalam riuh yang menyakitkan atau melepaskan segalanya untuk menemukan sunyi yang menenangkan. Namun, apakah ia cukup kuat untuk melawan? Ataukah ia hanya akan menjadi seorang gadis yang tenggelam dalam ekspektasi, tanpa pernah benar-benar menemukan dirinya sendiri?
All Rights Reserved
#448
tekanan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MEMELUK LUKA [END]
  • Terlalu Baik dalam Ruang Kosong
  • ALUNA
  • Suara Yang Tak Pernah Di Dengar
  • ARUNA Dalam Diam, Aku Tumbuh
  • Sudut Kota
  • A Million Sense
  • PESTA SUNYI (TERBIT)

Menjadi anak terakhir sekaligus satu-satunya perempuan dalam keluarga memang tidak mudah bagi Alea. Sejak kecil, ia tumbuh dengan beban yang diam-diam menghantuinya-beban harapan besar yang diletakkan di pundaknya oleh orang tua dan kakaknya. Mereka melihatnya sebagai harapan terakhir keluarga, seseorang yang harus bisa melampaui pencapaian ayah, bunda, dan abangnya. Ekspektasi itu begitu tinggi hingga terkadang membuat Alea merasa sesak. Setiap langkah yang ia ambil seolah diawasi, setiap keputusan yang ia buat harus dipertimbangkan dengan matang agar tidak mengecewakan mereka. Ia harus menjadi lebih baik, lebih sukses, lebih segalanya. Namun, di balik semua itu, ada ketakutan yang terus menghantuinya yaitu kegagalan, takut mengecewakan, takut tidak menjadi seperti yang mereka harapkan. Terlalu sering ia memilih diam daripada mengungkapkan perasaannya. Luka-luka yang ia terima tidak selalu tampak di permukaan, tetapi mengendap jauh di dalam hati. Ia belajar untuk menyembunyikan lelahnya, menyimpan resahnya sendiri, dan terus berusaha sekuat mungkin untuk menjadi versi terbaik yang diinginkan keluarganya. #1 Melawanrestu #1 Anakterakhir #2 Bedakeyakinan #2 Alea #2 Pendidikan

More details
WpActionLinkContent Guidelines