Kau Bukan Rumah

Kau Bukan Rumah

  • WpView
    LECTURAS 7
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadConcluida lun, nov 25, 2024
Renjana, seorang gadis remaja, hidup dalam kehampaan sejak keluarganya hancur akibat perceraian orang tuanya. Ia merasa tidak memiliki tempat untuk kembali, bahkan rumahnya sendiri terasa asing. Hubungannya dengan sang ibu, Renata, yang sibuk bekerja, semakin renggang, membawa luka yang mendalam bagi keduanya. Di tengah rintik hujan dan kenangan masa lalu yang menyakitkan, mereka mencoba merangkai kembali ikatan yang telah lama retak. Meski penuh luka, ada secercah harapan untuk memulai dari awal, menjembatani jarak yang pernah memisahkan mereka. Ini adalah kisah tentang kehilangan, penyesalan, dan usaha menemukan kembali arti keluarga.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • MEMELUK LUKA [END]
  • Waktu?
  • Whisper of letting go (Ending)
  • Hilang
  • Embrace again, Arnan
  • Love In The Summer Breeze - Grace & Aldrick (END)
  • Yang Tak Pernah Kembali - On Going
  • Aneyra -after meet you
  • cerita diatas kanvas

Menjadi anak terakhir sekaligus satu-satunya perempuan dalam keluarga memang tidak mudah bagi Alea. Sejak kecil, ia tumbuh dengan beban yang diam-diam menghantuinya-beban harapan besar yang diletakkan di pundaknya oleh orang tua dan kakaknya. Mereka melihatnya sebagai harapan terakhir keluarga, seseorang yang harus bisa melampaui pencapaian ayah, bunda, dan abangnya. Ekspektasi itu begitu tinggi hingga terkadang membuat Alea merasa sesak. Setiap langkah yang ia ambil seolah diawasi, setiap keputusan yang ia buat harus dipertimbangkan dengan matang agar tidak mengecewakan mereka. Ia harus menjadi lebih baik, lebih sukses, lebih segalanya. Namun, di balik semua itu, ada ketakutan yang terus menghantuinya yaitu kegagalan, takut mengecewakan, takut tidak menjadi seperti yang mereka harapkan. Terlalu sering ia memilih diam daripada mengungkapkan perasaannya. Luka-luka yang ia terima tidak selalu tampak di permukaan, tetapi mengendap jauh di dalam hati. Ia belajar untuk menyembunyikan lelahnya, menyimpan resahnya sendiri, dan terus berusaha sekuat mungkin untuk menjadi versi terbaik yang diinginkan keluarganya. #1 Melawanrestu #1 Anakterakhir #2 Bedakeyakinan #2 Alea #2 Pendidikan

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido